Pencarian

UD Taat Karya Bone Bolango Digarap BPMKP Gorontalo demi Tembus Pasar Modern, Targetkan Beras Premium Bersertifikat

Kamis, 03 September 2026 • 20:37:01 WIB
UD Taat Karya Bone Bolango Digarap BPMKP Gorontalo demi Tembus Pasar Modern, Targetkan Beras Premium Bersertifikat
UPTD BPMKP Provinsi Gorontalo melakukan pendampingan terhadap UD Taat Karya di Bone Bolango untuk memenuhi standar beras premium bersertifikat.

BONE BOLANGO — Unit penggilingan padi UD Taat Karya yang berlokasi di Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulotalangi, Kabupaten Bone Bolango, tengah menjalani proses pendampingan ketat dari UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan (BPMKP) Provinsi Gorontalo. Langkah ini ditempuh agar hasil produksinya layak menyandang status beras premium dan bisa bersaing di pasar ritel modern.

Agenda yang berlangsung Kamis (3/9/2026) tersebut menyasar pemenuhan persyaratan Sertifikasi Penerapan Penanganan yang Baik Pangan Segar Asal Tumbuhan (SPPB-PSAT). Sertifikat ini menjadi prasyarat utama bagi UD Taat Karya yang tengah menyusun rencana ekspansi produksi secara legal dan lebih luas.

Sertifikasi Bukan Sekadar Formalitas Administrasi

Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) Ahli Muda pada BPMKP, Agung Prasetyo, menegaskan bahwa SPPB-PSAT merupakan instrumen resmi penjamin keamanan pangan di tingkat unit usaha. Menurutnya, dokumen ini menjadi bukti bahwa proses penanganan telah memenuhi standar ketat yang berlaku.

Pemenuhan persyaratan itu mencakup berbagai aspek teknis. Mulai dari penataan sarana dan prasarana, alur penanganan yang benar, higiene, sanitasi, hingga praktik terbaik pendukung mutu produk.

“Ini adalah kunci utama untuk memastikan beras yang sampai ke tangan konsumen aman dikonsumsi,” ujar Agung.

Perbaikan Menyeluruh untuk Daya Saing

Pendampingan yang dijalankan tim BPMKP tidak berhenti pada aspek legal semata. Proses ini dirancang untuk membenahi tata kelola operasional penggilingan secara menyeluruh, sehingga manajemen yang higienis mampu mendongkrak kualitas produk.

Dengan standar operasional yang lebih baik, beras asal Bone Bolango diharapkan tidak lagi dipandang sebagai komoditas kelas bawah. Produk lokal ini ditargetkan mampu berdampingan dengan merek-merek besar yang selama ini mendominasi rak-rak supermarket.

Komitmen Penuh Pelaku Usaha Lokal

Pemilik UD Taat Karya, Peng Thalib, menyambut baik rencana peningkatan standar tersebut. Ia berjanji mengikuti seluruh regulasi yang ditetapkan pemerintah daerah dan melengkapi dokumen perizinan yang dibutuhkan.

“Kami ingin produk beras dari Bulotalangi ini bisa diedarkan secara resmi dan legal. Oleh karena itu, kami berkomitmen penuh memenuhi seluruh ketentuan izin edar dan standar keamanan pangan yang berlaku,” tutur Peng Thalib optimistis.

Sinergi Pemerintah dan Swasta untuk Pasar Lebih Luas

Kolaborasi antara pemprov dan pelaku usaha ini diharapkan memberi dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Beras premium produksi Bone Bolango tidak hanya ditargetkan menjadi tuan rumah di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar di luar wilayah Gorontalo.

Jaminan mutu dan keamanan pangan yang tertuang dalam sertifikasi juga menjadi nilai tambah bagi konsumen. Masyarakat luas nantinya mendapatkan produk yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi juga teruji kesehatannya.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dailypost.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks