Pencarian

Kepala DKP Gorontalo Buka Pertemuan KPBP Tuna, Dorong Data Stok Ikan dan Kolaborasi Lintas Instansi

Rabu, 23 September 2026 • 11:01:31 WIB
Kepala DKP Gorontalo Buka Pertemuan KPBP Tuna, Dorong Data Stok Ikan dan Kolaborasi Lintas Instansi
Kepala DKP Gorontalo memimpin pertemuan reguler KPBP Tuna Provinsi Gorontalo di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Rabu (23/9).

KOTA GORONTALO — Pertemuan reguler KPBP Tuna Provinsi Gorontalo digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Rabu (23/9). Forum ini menjadi ruang bersama bagi pemerintah, asosiasi, nelayan, lembaga pendukung, serta pemangku kepentingan sektor perikanan untuk membahas persoalan dan arah pengelolaan sumber daya perikanan di Gorontalo.

Dalam sambutannya, Aryanto menyampaikan bahwa KPBP memiliki posisi penting karena mempertemukan berbagai pihak yang punya kepentingan dan peran dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Menurutnya, kebijakan yang dihasilkan harus mempertimbangkan kondisi di lapangan.

"Yang hadir di sini adalah stakeholders perikanan yang lintas disiplin, lintas instansi. Saya harap kita manfaatkan dengan baik," kata Aryanto.

Mengapa Pengelolaan Perikanan Tidak Bisa Berjalan Sendiri-sendiri

Aryanto menilai pengelolaan perikanan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat nelayan, asosiasi, serta pihak terkait lainnya agar kebijakan yang diambil tidak lepas dari realitas di lapangan.

Pembahasan mengenai perikanan saat ini juga tidak hanya menyangkut persoalan lokal. Sejumlah komoditas perikanan, seperti tuna, cakalang, dan tongkol, memiliki wilayah ruaya yang luas sehingga bersinggungan dengan isu nasional dan global.

Karena itu, Aryanto mendorong agar forum KPBP tidak berhenti sebagai ruang diskusi. Forum ini diharapkan menghasilkan pemikiran dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah.

Data Stok Ikan Jadi Syarat Utama Pengelolaan Berkelanjutan

Salah satu hal yang ditekankan Aryanto adalah pentingnya data dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Kondisi stok ikan di laut tidak dapat diketahui hanya berdasarkan perkiraan, sehingga diperlukan sistem pendataan dan kajian yang lebih baik.

"Data ini menjadi hal yang pertama sekali menjadi sangat penting. Kalau datanya tidak bisa kita pegang, agak susah," ujarnya.

Tanpa data yang bisa dipegang, menurut Aryanto, kebijakan pengelolaan perikanan berkelanjutan akan sulit dipertanggungjawabkan. Pendataan dan kajian dinilai menjadi fondasi sebelum kebijakan apa pun diambil.

Perubahan Suhu Laut dan Ekosistem Jadi Perhatian

Selain data, Aryanto mengingatkan pentingnya memperhatikan perubahan kondisi lingkungan laut. Perubahan suhu air laut dan perubahan ekosistem dapat memengaruhi rantai makanan serta keberadaan sumber daya ikan.

Dampak perubahan lingkungan itu, menurutnya, perlu menjadi bagian dari pembahasan forum agar pengelolaan perikanan tidak hanya merespons persoalan produksi dan tangkapan. Aspek ekologi dinilai menentukan keberlanjutan stok ikan dalam jangka panjang.

Pertemuan KPBP Tuna Gorontalo ini menjadi forum reguler yang mempertemukan lintas instansi dan pemangku kepentingan. Rekomendasi yang dihasilkan dari forum ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengelolaan perikanan di Provinsi Gorontalo.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gotimes.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks