Pencarian

Prabowo Panggil Suahasil, Dasco, Rosan Bahas Antisipasi Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 • 11:06:31 WIB
Prabowo Panggil Suahasil, Dasco, Rosan Bahas Antisipasi Ekonomi
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas ekonomi di Istana Kepresidenan.

GORONTALO — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas ekonomi di Istana pada Jumat (25/9/2026), memanggil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur BI Destry Damayanti, hingga Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi. Rapat membahas kondisi perekonomian terkini dan langkah antisipatif menjaga stabilitas ke depan. Koordinasi lintas otoritas fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan jadi penekanan utama pertemuan tersebut.

Rapat terbatas yang digelar di Istana Kepresidenan itu dihadiri jajaran ekonomi inti pemerintahan. Selain Suahasil dan Destry, tampak hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria.

Susunan peserta yang mencakup fiskal, moneter, otoritas jasa keuangan, hingga badan pengelola BUMN menunjukkan pemerintah ingin memastikan seluruh lini kebijakan bergerak searah. Kehadiran perwakilan DPR menambah dimensi politik-fiskal dalam rapat tersebut.

Agenda: Kondisi Ekonomi Terkini dan Langkah Antisipatif

Melalui akun Instagram resmi @menkeuri, Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa rapat membahas kondisi perekonomian terkini serta langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ekonomi Indonesia ke depan.

"Rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo ini membahas kondisi ekonomi terkini dan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ekonomi Indonesia ke depan," tulis akun @menkeuri, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Pemerintah menekankan pentingnya koordinasi antarotoritas dalam menjaga stabilitas perekonomian. Koordinasi itu diharapkan membawa Indonesia lebih maju ke depan.

Siapa Saja yang Duduk di Meja Rapat

Komposisi peserta rapat memperlihatkan tiga klaster kebijakan yang selama ini menjadi penopang stabilitas ekonomi Indonesia:

  • Fiskal: Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dengan agenda penerimaan negara, belanja, dan pembiayaan APBN.
  • Moneter: Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, yang memegang kendali suku bunga dan nilai tukar rupiah.
  • Sektor jasa keuangan: Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang mengawasi perbankan dan pasar modal.
  • Investasi dan BUMN: Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria.

Mengapa Momentumnya Penting bagi Pasar

Rapat gabungan dengan komposisi selengkap ini jarang digelar tanpa pemicu spesifik. Bagi pelaku pasar, sinyal utama yang biasanya dicari dari pertemuan semacam ini adalah arah koordinasi antara bank sentral dan pemerintah dalam menghadapi tekanan eksternal, termasuk pergerakan nilai tukar dan arus modal asing.

Kehadiran Kepala BKPM dan BP BUMN juga memberi indikasi bahwa pembahasan menyentuh sisi realisasi investasi dan kinerja badan usaha milik negara, dua komponen yang kerap menjadi penopang pertumbuhan ketika konsumsi rumah tangga melambat.

Yang Perlu Dicermati Investor

Pasar obligasi dan saham biasanya bereaksi lebih dulu terhadap hasil rapat semacam ini dibanding sektor riil. Jika rapat menghasilkan arahan konkret soal insentif fiskal atau penyesuaian kebijakan moneter, dampaknya akan terasa pada yield Surat Berharga Negara dan sektor perbankan.

Sampai saat ini belum ada rincian resmi mengenai keputusan spesifik yang dihasilkan rapat tersebut. Publik menunggu pernyataan lanjutan dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, atau Sekretariat Presiden mengenai tindak lanjut pertemuan itu.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks