Pencarian

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport, Pasokan Domestik Menguat

Minggu, 27 September 2026 • 11:08:31 WIB
ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport, Pasokan Domestik Menguat
ANTAM menyerap 9 ton emas dari Freeport Indonesia sepanjang Januari–Agustus 2026.

GORONTALO — PT ANTAM (Persero) Tbk menyerap 9 ton emas dari PT Freeport Indonesia sepanjang Januari–Agustus 2026, bagian dari kerja sama jual beli berkapasitas hingga 30 ton per tahun. Langkah ini memperkuat rantai pasok emas nasional agar lebih banyak hasil tambang dalam negeri diolah dan dimanfaatkan di Indonesia, bukan diekspor mentah.

Paragraf pembuka: Emas yang dibeli ANTAM berasal dari fasilitas Precious Metals Refinery (PMR) PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, dengan tingkat kemurnian 99,99 persen. Kerja sama jual beli kedua perusahaan sudah berjalan dengan kapasitas hingga 30 ton emas per tahun. Penyerapan ini menjadi bagian dari strategi ANTAM memperkuat bisnis emas secara berkelanjutan.

Peran ANTAM di Rantai Pasok Emas Nasional

Sebagai pemilik merek emas terkemuka di Indonesia, ANTAM berperan menghubungkan sumber daya emas nasional dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi hulu, Freeport merupakan salah satu produsen emas terbesar di Indonesia dengan basis sumber daya pertambangan skala besar dan fasilitas pemurnian terintegrasi di dalam negeri.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menyatakan peningkatan penyerapan emas domestik adalah bagian penting dari strategi perseroan. "Realisasi pembelian 9 ton emas dari PTFI sepanjang Januari hingga Agustus 2026 menunjukkan komitmen ANTAM untuk terus meningkatkan pemanfaatan emas yang bersumber dari dalam negeri," kata Untung dalam keterangannya, dikutip Minggu (27/9/2026).

Bukan Hanya Freeport

ANTAM juga menggandeng sejumlah produsen emas nasional lain untuk memperkuat pasokan domestik. Mitra tersebut antara lain PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Merdeka Group, PT Citra Palu Minerals (CPM), PT Agincourt Resources, PT Sumbawa Jutaraya (SJR), PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM), dan PT Indo Muro Kencana (IMK).

Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya ANTAM membangun rantai pasok emas yang lebih kuat, terdiversifikasi, dan berkelanjutan. Dengan menggandeng produsen dalam negeri, ANTAM mendorong agar semakin banyak emas hasil pertambangan nasional diserap dan dimanfaatkan di dalam negeri.

Bisnis Emas Jadi Kontributor Utama Kinerja

Pada Semester I-2026, bisnis emas tetap menjadi kontributor terbesar terhadap kinerja ANTAM. Perseroan mencatatkan volume penjualan emas sebesar 18.080 kg atau 18,08 ton, dengan nilai penjualan mencapai Rp50,39 triliun. Angka itu tumbuh 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp49,68 triliun.

Penjualan emas memberikan kontribusi sekitar 80 persen terhadap total penjualan bersih ANTAM pada Semester I-2026 yang mencapai Rp62,71 triliun. Sementara itu, produksi emas dari tambang ANTAM pada periode yang sama tercatat sebesar 433 kg.

Kesenjangan antara produksi tambang sendiri dan volume penjualan menunjukkan betapa pentingnya pasokan dari mitra domestik. Tanpa pasokan dari Freeport dan produsen lain, ANTAM akan kesulitan memenuhi permintaan pasar emas dalam negeri.

Dampak ke Ekosistem Bullion

Langkah penyerapan emas domestik ini mendukung pengembangan ekosistem bullion nasional. Pemerintah memang mendorong agar sumber daya mineral Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk mentah, tetapi diolah dan diperdagangkan di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah.

Bagi masyarakat, pasokan emas yang lebih terjamin dari sumber domestik membantu menjaga ketersediaan produk emas ANTAM di pasar, mulai dari logam mulia untuk investasi hingga perhiasan. Bagi investor, kinerja bisnis emas yang solid menjadi sinyal positif terhadap prospek perseroan.

Penutup: Penyerapan 9 ton emas dari Freeport dalam delapan bulan pertama 2026 menegaskan posisi ANTAM sebagai penghubung utama antara produsen emas nasional dan pasar dalam negeri. Dengan bisnis emas yang menyumbang sekitar 80 persen penjualan bersih, keberlanjutan pasokan domestik menjadi kunci pertumbuhan perseroan ke depan.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks