GORONTALO — Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Dr. Andri Wijaya Bidang, menyampaikan parameter update gempa berada di magnitudo 5,4 dengan kedalaman 85 km. Episenter terletak pada koordinat 0,67° Lintang Utara – 121,78° Bujur Timur, tepatnya di darat 29 km barat laut Pohuwato.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong jenis menengah akibat aktivitas deformasi dalam Lempeng Laut Sulawesi. Hasil pemodelan tsunami juga menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.
Guncangan Terasa hingga Tolitoli dan Buol
Estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG mencatat gempa dirasakan pada skala intensitas IV MMI di Tolitoli dan Buol, Sulawesi Tengah. Pada skala itu, getaran dirasakan orang banyak dalam rumah bila terjadi pada siang hari.
Skala III MMI terdeteksi di Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan truk berlalu.
Belum Ada Gempa Susulan hingga Pukul 04.50 WIB
Andri mengatakan hingga pukul 04.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Wilayah Gorontalo dan Sulawesi Tengah bagian utara memang berada di zona pertemuan lempeng yang aktif. Gempa darat dengan mekanisme naik seperti ini umumnya dipicu deformasi kerak di dalam Lempeng Laut Sulawesi.