GORONTALO UTARA — Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Dheninda Chaerunnisa menyerahkan mesin tempel 15 PK dan lemari pembeku kepada kelompok usaha perikanan di Aula Kantor Desa Langge, Kecamatan Anggrek. Penyerahan berlangsung Kamis (15/10/2026) dan didampingi Bupati Gorontalo Utara Thoriq Modanggu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat.
Mesin tempel diarahkan mempermudah mobilitas nelayan saat melaut. Freezer dipakai menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan.
Dua Alat, Dua Fungsi Berbeda di Laut dan Darat
Bantuan sarana perikanan ditempatkan sebagai penunjang aktivitas nelayan sekaligus penjaga mutu ikan. Mesin tempel menyasar sisi produksi, freezer menyasar sisi pascatangkap.
Dheninda menegaskan bantuan sarana perikanan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung pendapatan nelayan. Ia meminta kelompok penerima memanfaatkan dan merawat bantuan agar manfaatnya berkelanjutan.
"Bantuan ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok penerima, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan. Kami berharap sarana yang diberikan dapat membantu aktivitas mereka, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat," ujar Dheninda.
Nelayan Butuh BBM Bersubsidi hingga Jaminan Sosial
Penguatan sektor perikanan tidak cukup lewat penyediaan peralatan. Nelayan juga membutuhkan kemudahan akses bahan bakar bersubsidi, perlindungan jaminan sosial, dan pengetahuan soal pengelolaan sumber daya laut.
Kegiatan itu dirangkaikan sosialisasi pengurusan surat rekomendasi bahan bakar minyak bersubsidi, BPJS Ketenagakerjaan, dan pengenalan inovasi TEMANI LAUT. Sosialisasi rekomendasi BBM bersubsidi membantu nelayan memahami prosedur memperoleh bahan bakar sesuai ketentuan.
Edukasi BPJS Ketenagakerjaan diarahkan meningkatkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial. Pekerjaan di laut menyimpan risiko yang tidak kecil.
Apa Itu TEMANI LAUT dan Kamar-Kamar Ikan?
Inovasi TEMANI LAUT diperkenalkan sebagai upaya mengembangkan ekosistem laut melalui pembuatan kamar-kamar ikan. Inisiatif itu diharapkan memperluas pemahaman masyarakat soal pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.
"Nelayan membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Karena itu, bantuan peralatan harus dibarengi dengan informasi dan pendampingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambah Dheninda.
Penyaluran bantuan melalui pokok-pokok pikiran DPRD diharapkan memperkuat sinergi legislatif dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. Dengan dukungan sarana perikanan, akses informasi, dan perlindungan ketenagakerjaan, nelayan Gorontalo Utara diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha perikanan secara lebih optimal.