GORONTALO — Kebutuhan mahasiswa akan perangkat pendamping laptop semakin tinggi. Tablet menjadi pilihan karena bentuknya ringkas, mudah dibawa ke kampus, dan layar sentuhnya memudahkan aktivitas membaca PDF, mencatat, hingga mengikuti kelas online. Namun, membeli unit terbaru bukan satu-satunya jalan; pasar tablet bekas menyimpan banyak opsi menarik yang performanya masih relevan di 2026.
Kunci memilih tablet bekas untuk kuliah terletak pada beberapa aspek: ukuran layar, kapasitas RAM, penyimpanan, dukungan stylus, kondisi baterai, dan ekosistem aplikasi. Berikut dua rekomendasi utama yang masih layak masuk daftar belanja.
iPad Air generasi ke-5 yang dirilis 2022 masih menjadi primadona di pasar bekas. Ditenagai chip Apple M1 dengan CPU 8-core, GPU 8-core, dan RAM 8 GB, tablet ini menawarkan ruang performa yang besar. Aktivitas berat seperti mengedit foto atau video ringan pun masih terasa mulus.
Layar Liquid Retina 10,9 inci beresolusi 2360 x 1640 piksel memberikan ruang yang nyaman untuk membaca dokumen dan membuka banyak aplikasi bersamaan. Dukungan untuk Apple Pencil generasi kedua dan Apple Pencil USB-C menjadikannya alat pencatat digital yang andal. Jika menemukan unit bekas dengan baterai dan layar prima, model ini adalah investasi jangka panjang yang cerdas.
Bagi pengguna yang lebih nyaman dengan ekosistem Android, Samsung Galaxy Tab S9 FE adalah pilihan yang sulit ditolak. Keunggulan utamanya adalah dukungan S Pen yang sudah termasuk dalam paket penjualan. Kamu bisa langsung menulis catatan, memberi anotasi pada PDF, atau membuat sketsa tanpa biaya tambahan.
Tablet ini mengusung layar 10,9 inci beresolusi 2304 x 1440 piksel, RAM 6 GB, dan penyimpanan internal 128 GB yang bisa diperluas via microSD hingga 1 TB. Kapasitas baterainya 8.000 mAh, dan Samsung mengklaim daya tahan penggunaan internet Wi-Fi bisa mencapai 16 jam dalam kondisi pengujian tertentu. Kombinasi ini membuatnya ideal untuk menemani aktivitas kuliah dari pagi hingga sore.
Memilih tablet bekas bukan sekadar melihat spesifikasi. Pastikan untuk mengecek kondisi fisik, kesehatan baterai, dan fungsi layar sentuh secara menyeluruh. Untuk iPad, periksa siklus pengisian baterai; untuk perangkat Android, cek apakah ada aplikasi yang berjalan aneh atau tanda-tanda kerusakan motherboard.
Pastikan juga stylus pendukung, seperti Apple Pencil atau S Pen, berfungsi dengan baik karena komponen ini sering menjadi penentu kenyamanan saat mencatat. Terakhir, bandingkan harga pasar unit bekas dengan harga tablet baru di kelas yang sama untuk memastikan kamu mendapatkan penawaran terbaik.
Kedua tablet ini membuktikan bahwa perangkat bekas masih relevan untuk mendukung produktivitas mahasiswa di 2026. Pilihan akhirnya kembali pada preferensi sistem operasi dan kebutuhan spesifikmu.