GORONTALO — Keputusan ini berlaku lintas platform. Apple memperbarui laman resminya pekan ini untuk mencerminkan penarikan fitur tersebut, tidak hanya di iOS 27 tetapi juga iPadOS 27 dan macOS 27.
Sejumlah pengguna di Reddit lebih dulu menyadari fitur perubahan password otomatis sudah hilang sejak iOS 27 beta 5. Apple kemudian mengonfirmasi perubahan itu lewat pembaruan situsnya.
Fitur saran di Messages memanfaatkan konteks percakapan pengguna untuk menambahkan item ke Reminders, Notes, atau Calendar hanya dengan satu ketukan. Fitur ini dirancang memangkas langkah manual saat pengguna ingin menyimpan informasi dari obrolan.
Sementara itu, fitur di aplikasi Passwords bekerja lebih agresif. Apple mendeskripsikannya sebagai kemampuan "memperbaiki password dengan satu ketukan", di mana aplikasi memberi peringatan atas password lemah atau bocor lalu memperbaruinya atas nama pengguna.
Aplikasi Passwords berupaya masuk langsung ke situs yang passwordnya lemah atau terkompromi dan menggantinya secara otomatis. Di WWDC, Apple menjelaskan fitur ini memakai Apple Intelligence dan Safari untuk "mengambil tindakan atas nama pengguna secara agentic".
Belum ada keterangan tambahan soal jadwal kembalinya kedua fitur. Laman Apple hanya menyebut keduanya akan hadir lewat "future software update" tanpa menyebut bulan atau versi spesifik.
Artinya, pengguna yang menantikan otomatisasi pengelolaan password dan saran lintas aplikasi dari Messages harus menunggu pembaruan lanjutan setelah iOS 27 resmi meluncur.
Apple mengumumkan iOS 27 akan tersedia untuk semua pengguna pada Senin, 14 September. Versi final ini menyusul rangkaian beta yang sudah berjalan beberapa pekan terakhir.
Penarikan dua fitur menjelang peluncuran menunjukkan Apple memilih menahan kemampuan yang belum matang ketimbang merilisnya setengah siap. Langkah serupa pernah beberapa kali dilakukan Apple pada siklus iOS sebelumnya, terutama untuk fitur yang bergantung pada Apple Intelligence.
Bagi pengguna Indonesia, jadwal ketersediaan iOS 27 mengikuti pola global Apple, biasanya bersamaan atau tak lama setelah peluncuran di pasar utama. Fitur berbasis Apple Intelligence sendiri memiliki catatan tersendiri soal ketersediaan bahasa dan wilayah, sehingga perlu dipastikan apakah fitur yang tertunda ini nantinya juga tersedia untuk pengguna di Indonesia.