Ruang rawat inap Bedah, Neuro, dan Mata (BENEMA) RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara mengevaluasi pelayanan kepada pasien, dengan jadwal piket jaga dan fasilitas mushola sebagai dua prioritas utama. Kepala Ruangan BENEMA, Ns Fertien Nansyah Rauf, menyatakan konsistensi kinerja diterapkan mulai dokter jaga, perawat, hingga petugas kebersihan. Evaluasi itu dilakukan agar pasien dapat beristirahat dengan baik selama menjalani perawatan.
GORONTALO UTARA — Ruang rawat inap Bedah, Neuro atau Saraf, dan Mata (BENEMA) RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara menempatkan evaluasi pelayanan sebagai agenda rutin. Kepala Ruangan BENEMA, Ns Fertien Nansyah Rauf SKep MKM, menyebut konsistensi kinerja menjadi dasar pelayanan di bangsal tersebut.
"Khusus di ruang BENEMA, konsistensi kinerja dalam memberikan pelayanan paripurna terus diterapkan, baik oleh dokter jaga, perawat sampai pada petugas kebersihan," kata Fertien di Gorontalo, Senin.
Pengaturan jadwal piket jaga tetap menjadi prioritas di ruang BENEMA. Tujuannya, setiap pasien yang harus dilayani dapat menerima pelayanan dengan baik.
Fertien menyatakan kapasitas tenaga perawat terus ditingkatkan, baik melalui dukungan langsung maupun pembaruan informasi terkini saat menjalankan penugasan. Evaluasi pelayanan dilakukan secara berkelanjutan.
"Kapasitas tenaga perawat dalam memberikan pelayanan terus ditingkatkan, baik melalui dukungan langsung, maupun update informasi terkini dalam melaksanakan penugasan yang diberikan. Kami terus mengevaluasi pelayanan," ujarnya.
Fasilitas pelayanan di ruang BENEMA ditunjang sarana peribadatan yang representatif. Mushola disiapkan agar keluarga pasien dan tenaga kesehatan tidak perlu meninggalkan ruang rawat inap terlalu lama saat beribadah.
"Semua kalangan yang datang berkunjung ke rumah sakit ini, khususnya di ruang rawat inap BENEMA, bisa memanfaatkan fasitas Mushola yang disiapkan, sehingga dapat beribadah dengan khusu' sembari menjalankan urusan, tugas maupun saat menunggu pasien yang sementara rawat inap," kata Fertien.
Efisiensi waktu menjadi pertimbangan utama penyediaan mushola tersebut. Perawat dan dokter jaga di bangsal ini dimudahkan mengakses tempat ibadah tanpa harus lama meninggalkan area pos jaga (nurse station).
Selain penataan jadwal dan fasilitas ibadah, ruang rawat inap BENEMA terus dibenahi agar pasien merasa nyaman. Fertien menyebut kenyamanan itu penting untuk membantu pemulihan kesehatan pasien.
Pihaknya juga mengoptimalkan pelayanan yang diberikan seluruh tenaga kesehatan di bangsal tersebut. Menurut Fertien, layanan ini diharapkan meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke RSUD ZUS.
"Kami optimistis layanan ini mampu meningkatkan minat kunjungan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan terbaik di RSUD ZUS," katanya.