Kebakaran Lahan di Bone Bolango Meluas ke 3 Kecamatan, Tim Gabungan Polda Gorontalo Berjibaku di Lereng Terjal

Penulis: Saiful  •  Rabu, 16 September 2026 | 08:52:31 WIB
Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan di kawasan perbukitan Bone Bolango, Gorontalo.

Tim gabungan Polda Gorontalo dan sejumlah instansi memadamkan kebakaran lahan di kawasan perbukitan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, sejak Senin (14/9) sore hingga Selasa. Api sempat muncul kembali di tiga kecamatan pada Selasa siang, memaksa petugas membagi regu penanganan di medan tebing curam.

GORONTALO — Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo bersama regu pemadam kebakaran provinsi dan kabupaten, BPBD, PMI, Dinas Pekerjaan Umum, TNI, serta anggota polres dan polsek dikerahkan ke lokasi kebakaran lahan di Bone Bolango. Masyarakat setempat turut membantu proses pemadaman.

Direktur Samapta Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti menyatakan personel dan kendaraan taktis karhutla dikerahkan sejak Senin (14/9) sore. Pemadaman pertama dilakukan di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah.

Tiga Titik Api di Medan Tebing Curam

Personel gabungan harus berjibaku di tiga titik api berbeda dengan medan tepi tebing bukit curam dan akses jalan sempit. Kondisi itu menghambat pergerakan kendaraan taktis sehingga sulit menjangkau lokasi kejadian.

"Kemarin sore personel kami melakukan pemadaman api di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Bone Bolango. Area terdampak yang luas dan berada di lereng terjal, menjadi kendala di lapangan," kata Satrya di Gorontalo, Selasa.

Laporan kebakaran masuk sejak pukul 12.00 Wita. Kobaran api di seluruh titik baru berhasil dipadamkan pada pukul 23.20 Wita.

Api Muncul Kembali di Suwawa Tengah, Suwawa Selatan, dan Tilongkabila

Pada Selasa sekitar pukul 12.00 Wita, pihaknya menerima informasi kebakaran ulang di lahan sekitar Kecamatan Suwawa Tengah, Suwawa Selatan, dan Tilongkabila. Koordinasi dengan instansi terkait langsung dilakukan untuk pembagian regu penanganan.

Lahan perbukitan yang terbakar dipenuhi vegetasi pohon jati, alang-alang, bambu, rumput liar, dan dedaunan kering. Kondisi itu memudahkan api menyebar cepat, ditambah embusan angin yang cukup kencang.

Berkat kerja sama dan kesigapan personel gabungan, pergerakan api berhasil disekat sehingga tidak merambat ke kawasan permukiman di sekitar lokasi kejadian.

Pendinginan dan Pemeriksaan Akhir Usai Pemadaman

Setelah proses pemadaman, operasi dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan akhir. Langkah itu untuk memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Berdasarkan informasi terakhir, kebakaran lahan baru terjadi di beberapa wilayah di Bone Bolango, Gorontalo Utara, dan Pohuwato. Seluruh personel gabungan masih melaksanakan operasi pemadaman api.

Penyebab Belum Diketahui, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

Penyebab pasti kebakaran lahan masih belum diketahui. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah atau membuka lahan perkebunan dengan metode pembakaran.

"Selain itu, warga yang merokok juga diingatkan secara tegas untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat, demi mencegah terjadinya musibah serupa," katanya.

Reporter: Saiful
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top