Donyell Malen Jadi Top Skor Eropa Sejak Debut di Roma, Cetak 20 Gol

Penulis: Fajar  •  Kamis, 17 September 2026 | 16:07:01 WIB

GORONTALO — Donyell Malen mencetak 20 gol sejak debut bersama AS Roma pada 18 Januari, jumlah terbanyak di antara seluruh pemain di lima liga top Eropa pada periode yang sama. Penyerang Belanda itu melampaui Harry Kane (16 gol) dan Lamine Yamal (15 gol), delapan bulan setelah gagal menembus skuad inti Aston Villa.

Roma mendatangkan Malen dari Aston Villa pada bursa transfer Januari. Sejak saat itu, ia menjadi pusat serangan Gian Piero Gasperini di Serie A dan kompetisi Eropa. Catatan golnya kini mengungguli nama-nama besar yang bermain di Premier League, La Liga, Bundesliga, dan Ligue 1.

Gol dan Assist Malen Ungguli Bruno Fernandes hingga Kane

Selain memimpin daftar top skor, Malen juga teratas untuk gabungan gol dan assist dengan 22 kontribusi. Ia mengungguli kapten Manchester United Bruno Fernandes (20), bintang muda Barcelona Lamine Yamal (19), dan striker Bayern Munich Harry Kane (18).

Angka itu menempatkan pemain berusia 27 tahun tersebut sebagai kontributor paling produktif di depan gawang dari lima liga teratas Eropa sejak awal tahun.

Perbandingan Tajam: 10 Gol di Villa, 21 Gol di Roma

Perbedaan performanya di Inggris dan Italia sangat kontras. Bersama Aston Villa, Malen hanya mencetak 10 gol dan dua assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi. Bersama Roma, ia sudah mengoleksi 21 gol dan tiga assist hanya dalam 25 pertandingan.

Rasio golnya membaik drastis, dari satu gol setiap 149,8 menit di Villa menjadi satu gol setiap 96,7 menit di Roma. Perubahan posisi menjadi faktor utama di balik lonjakan ini.

Gasperini Pasang Malen sebagai Striker Murni

Di Aston Villa, Malen kerap dipasang bergantian di sepanjang lini depan. Hanya 52 persen menit bermainnya di liga dihabiskan sebagai penyerang tengah. Situasi berbanding terbalik di Roma.

Sebanyak 99 persen menit Malen di Serie A dimainkan di posisi ujung tombak. Gasperini menjadikannya target man utama yang beroperasi di kotak penalti lawan.

Jurnalis sepak bola Prancis, Julien Laurens, menilai peran baru itu mengubah dampak Malen bagi Roma. "Dia luar biasa sejak Januari. Dia sangat efisien, super klinis. Malen adalah jantung dari semua yang mereka lakukan dengan bola," kata Laurens kepada Match of the Day.

Tren Pemain Premier League yang Bersinar di Serie A

Malen bukan satu-satunya mantan pemain Premier League yang menemukan performa terbaiknya di Italia. Gelandang Scott McTominay berkembang pesat bersama Napoli sejak meninggalkan Manchester United pada Agustus 2024. Ia telah mencetak 22 gol di Serie A, dan para pendukung Napoli bahkan mendirikan kuil jalanan untuk menghormatinya.

Striker Rasmus Hojlund juga mengalami kebangkitan serupa. Sejak debutnya bersama Napoli, hanya Federico Dimarco, Lautaro Martinez, dan Malen yang mencatat lebih banyak kontribusi gol daripada penyerang Denmark itu (19).

Bagi Malen, transformasi di ibu kota Italia ini menempatkannya sebagai salah satu kebangkitan paling mencolok di sepak bola Eropa tahun ini. Roma tidak mengubah gaya bermainnya, melainkan menemukan peran yang mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Reporter: Fajar
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top