Gubernur Gorontalo: Guru Jangan Kalah Cerdas dengan Teknologi AI

Penulis: Muhammd Nizar  •  Senin, 04 Mei 2026 | 10:52:00 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail beri pesan agar guru tidak kalah cerdas dengan teknologi AI.

KOTA GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa tenaga pendidik di wilayahnya harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 menjadi momentum refleksi bagi guru untuk menghadapi tantangan era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Upacara yang berlangsung di halaman SMA Negeri 3 Kota Gorontalo pada Senin (4/5/2026) tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan jajaran pimpinan daerah. Gusnar bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dan memberikan pesan khusus kepada para guru mengenai eksistensi mereka di tengah gempuran otomatisasi digital.

Menurut Gusnar, lahirnya AI bukan berarti menggantikan peran manusia, melainkan menjadi ujian bagi kecerdasan para pendidik dalam mengelola alat bantu tersebut.

Tantangan Kecerdasan Buatan bagi Tenaga Pendidik di Gorontalo

Gubernur Gusnar mengingatkan bahwa teknologi hanyalah instrumen untuk memudahkan urusan manusia. Namun, kualitas keputusan dan arah pendidikan tetap berada di tangan manusia sebagai subjek cerdas. Ia menantang para guru untuk terus belajar agar kapasitas intelektual mereka tetap berada di atas sistem algoritma.

“Kepada para pendidik, para guru, saya ingatkan untuk tidak kalah cerdas dengan AI. Saya ulangi lagi, para guru, para pendidik tidak bisa kalah cerdas dari AI,” kata Gusnar Ismail.

Gusnar menekankan pentingnya integritas dalam penggunaan teknologi. Ia memperingatkan agar para pendidik tidak terjebak pada ketergantungan instan terhadap AI tanpa melakukan verifikasi mendalam terhadap sumber informasi yang dihasilkan.

“Jadi ini hati-hati, jangan ditanya, ini sumber dari mana? Artificial Intelligence Pak. Maaf, kita semua adalah manusia yang cerdas dan saya tantang, mari terus belajar untuk jangan kalah dengan AI,” pintanya.

Komitmen Cegah Perundungan dan Jaga Kebersihan Fasilitas Sekolah

Selain persoalan transformasi digital, Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan atensi serius pada kondisi fisik dan lingkungan sosial di sekolah. Gusnar menyoroti standar kebersihan fasilitas pendidikan yang harus dimulai dari hal mendasar, yakni toilet sekolah.

Masalah perundungan atau bullying juga menjadi poin krusial dalam arahannya. Gusnar menegaskan bahwa lingkungan sekolah yang aman adalah tanggung jawab kolektif, terutama bagi kepala sekolah dan guru yang berinteraksi langsung dengan siswa setiap hari.

Pihak sekolah diminta untuk lebih peka terhadap dinamika sosial antar-siswa. Pengawasan ketat diharapkan mampu memutus rantai kekerasan di lingkungan pendidikan yang dapat merusak mental generasi muda Gorontalo.

Jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Tahun 2026

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Gusnar Ismail meresmikan pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027. Program ini mencakup pendaftaran untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Proses pendaftaran SPMB dijadwalkan berlangsung mulai hari ini hingga 10 Juni 2026 mendatang. Pemerintah daerah memastikan proses seleksi akan berjalan secara transparan melalui sistem yang telah terintegrasi.

Setelah masa pendaftaran dan verifikasi berakhir, hasil kelulusan seleksi murid baru akan diumumkan secara serentak pada 25 Juni 2026. Para orang tua dan calon siswa diharapkan memantau kanal resmi Dinas Pendidikan untuk mendapatkan informasi teknis lebih lanjut mengenai persyaratan dan kuota sekolah.

Reporter: Muhammd Nizar
Back to top