GORONTALO — Sebanyak 43 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Provinsi Gorontalo telah selesai dibangun dan siap difungsikan. Angka ini merupakan bagian dari total 729 unit yang direncanakan berdiri di enam kabupaten dan kota se-Gorontalo.
Dari data yang dihimpun, Kabupaten Boalemo menjadi daerah dengan jumlah gerai terbanyak yang telah selesai, yakni 15 unit. Disusul Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Bone Bolango masing-masing 7 unit, serta Kabupaten Gorontalo Utara juga 7 unit.
Kabupaten Gorontalo mencatat 6 gerai rampung, sementara Kota Gorontalo baru menyelesaikan 1 unit. Secara keseluruhan, target pembangunan KDMP di masing-masing daerah adalah: Kota Gorontalo 50 unit, Kabupaten Gorontalo 205 unit, Pohuwato 104 unit, Boalemo 82 unit, Bone Bolango 165 unit, dan Gorontalo Utara 123 unit.
Sebelumnya, pada Sabtu (16/5), Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 gerai KDMP secara nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini diikuti secara virtual oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah RH dari daerah setempat.
Dalam sambutannya yang ditayangkan virtual, Presiden Prabowo menyebut pembangunan fisik koperasi yang dimulai sejak November 2025 berhasil diselesaikan hanya dalam tujuh bulan. "Secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada. Ada truk, pick up, kendaraan tiga roda. Saya kira hari ini cukup penting," ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan target ambisius pemerintah untuk meresmikan sedikitnya 30 ribu koperasi pada Agustus 2026. Selain itu, pemerintah turut menargetkan peresmian 1.000 desa nelayan pada akhir tahun ini.
Program KDMP ini dirancang sebagai unit ekonomi desa yang terintegrasi, mulai dari penyediaan logistik, gudang penyimpanan, hingga armada distribusi seperti truk dan kendaraan roda tiga. Dengan rampungnya 43 gerai pertama, Pemprov Gorontalo diharapkan segera mengoperasionalkan seluruh unit yang sudah selesai untuk mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.