Drama Jadwal dan Gol Mancini Bawa Roma Kalahkan Lazio di Derby della Capitale

Penulis: Saiful  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 04:27:01 WIB
Gianluca Mancini merayakan gol pertama Roma dalam Derby della Capitale di Stadio Olimpico.

GORONTALO — Derby della Capitale pada pekan pamungkas Serie A musim ini menyajikan drama yang tidak biasa. Bukan hanya karena rivalitas sengit dua kubu ibu kota, tetapi juga karena jadwal pertandingan yang berubah-ubah hingga sehari sebelum kick-off. Akhirnya, Roma keluar sebagai pemenang berkat aksi bek tengah mereka, Gianluca Mancini, yang mencetak dwigol di Stadio Olimpico.

Bentrok Jadwal dengan Final Tenis Italian Open

Pertandingan yang semula dijadwalkan Minggu pukul 12.30 waktu setempat harus diundur ke Senin malam oleh prefek Roma. Alasannya, final tunggal putra dan ganda putri Italian Open digelar di kompleks Foro Italico, hanya beberapa ratus meter dari stadion. Otoritas setempat khawatir tidak bisa menjamin keamanan jika kedua acara berlangsung bersamaan.

Lega Serie A mengajukan banding darurat ke pengadilan administrasi regional. Namun, pengadilan mengembalikan keputusan ke liga dan prefek. Hasil akhirnya, derby—bersama empat laga lain—maju ke pukul 12.00 siang, dengan selisih setengah jam dari jadwal awal untuk mengakomodasi pengamanan.

Ancaman Boikot Sarri dan Protes Ultrà Lazio

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, sempat mengancam tidak akan datang jika pertandingan digelar siang hari. “Kalau hari Senin, saya datang. Kalau Minggu jam 12.30, saya tidak akan datang,” ucapnya usai kekalahan di final Coppa Italia. Sarri menilai jadwal itu tidak masuk akal untuk tim yang bersaing memperebutkan tiket Liga Champions senilai €80 juta.

Sarri akhirnya tetap memimpin tim, tetapi suporter Lazio justru absen. Kelompok ultras kembali memboikot pertandingan sebagai protes terhadap kepemilikan presiden Claudio Lotito. Alhasil, atmosfer stadion sepenuhnya dikuasai oleh pendukung Roma yang menciptakan suasana hiruk-pikuk sepihak.

Mancini, Pahlawan dari Lini Belakang yang Haus Gol

Pertandingan berjalan alot dengan sedikit peluang berkualitas. Lazio mengira unggul lebih dulu lewat Boulaye Dia, tetapi dianulir karena offside. Roma membuka keunggulan sebelum turun minum melalui sundulan Mancini memanfaatkan sepak pojok Niccolò Pisilli. Bek berambut panjang itu berlari dari ujung ke ujung lapangan untuk merayakan gol di depan Curva Sud yang dipenuhi pendukung Roma.

Gol kedua Mancini lahir di babak kedua, memastikan kemenangan yang membawa Roma naik ke peringkat kelima klasemen, hanya terpaut satu poin dari zona Liga Champions. Mancini, yang bergabung dari Atalanta pada 2019, telah menjadi favorit penggemar berkat dedikasi penuhnya. Ini bukan pertama kalinya ia menjadi pahlawan derby—pada April 2024, ia juga mencetak gol kemenangan melawan Lazio.

Dampak ke Klasemen dan Perburuan Liga Champions

Kemenangan ini membuat Roma semakin panas dalam perburuan empat besar. Mereka kini hanya butuh satu langkah lagi untuk kembali ke Liga Champions setelah musim lalu absen. Sementara itu, Lazio harus puas melihat rival sekota mereka melesat, setelah impian Eropa mereka pupus usai kalah di final Coppa Italia.

Reporter: Saiful
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top