Sekjen PBNU Buka Peluang Nasaruddin Umar Jadi Ketua Umum, Sebut Rekam Jejak Katib Aam

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 22:26:31 WIB
Sekjen PBNU Gus Ipul menilai posisi Katib Aam sebagai jalur potensial menuju Ketua Umum PBNU.

GORONTALO — Gus Ipul mengemukakan hal tersebut usai meninjau persiapan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Selasa (16/6). Ia merespons kemunculan nama Nasaruddin yang santer disebut di berbagai forum dan pertemuan NU di sejumlah daerah.

Jalur Katib Aam ke Kursi Ketua Umum

Menurut Gus Ipul, posisi Katib Aam PBNU kerap menjadi batu loncatan menuju pucuk pimpinan organisasi. Nasaruddin Umar pernah menjabat Katib Aam pada era kepemimpinan KH Hasyim Muzadi.

"Kalau melihat statistik dan pengalaman yang ada selama ini, beliau sangat berpotensi," kata Gus Ipul.

Ia merujuk pada tiga ketua umum sebelumnya: KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Hasyim Muzadi, dan KH Yahya Cholil Staquf. Ketiganya pernah menduduki posisi Katib Aam sebelum terpilih memimpin PBNU.

"Kalau ditarik dalam sekitar 40 tahun terakhir, tiga Ketua Umum PBNU sebelumnya pernah menjadi Katib Aam. Itu menunjukkan posisi tersebut memiliki rekam jejak yang cukup kuat dalam melahirkan pemimpin NU," ujarnya.

Jalur Alternatif: Sekjen dan PWNU Jatim

Gus Ipul menambahkan, jabatan Sekretaris Jenderal PBNU dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur juga menjadi posisi strategis yang melahirkan tokoh sentral NU. Ia mencontohkan KH Idham Chalid yang pernah menjabat Sekjen PBNU, sementara KH Hasyim Muzadi menapaki jalan kepemimpinan nasional setelah memimpin PWNU Jawa Timur.

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan tidak sedang mengampanyekan nama tertentu. Ia hanya menyampaikan fakta di lapangan berdasarkan perbincangan dengan kader NU di berbagai daerah.

Dinamika Menjelang Muktamar

"Kalau saya berkeliling ke beberapa daerah, memang nama Prof Nasar cukup banyak disebut. Itu yang saya dengar dari berbagai kalangan. Selebihnya tentu akan ditentukan oleh dinamika yang berkembang menjelang muktamar," ujarnya.

Nasaruddin Umar saat ini menjabat Menteri Agama RI. Sebelumnya, ia pernah menjadi Imam Besar Masjid Istiqlal dan dikenal sebagai intelektual Islam yang aktif di lingkungan NU.

Muktamar NU direncanakan digelar pada akhir 2025 atau awal 2026. Proses pemilihan ketua umum akan melibatkan pemungutan suara oleh para kiai dan pengurus dari seluruh Indonesia.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top