GORONTALO UTARA — Progres pembangunan infrastruktur kelistrikan yang menghubungkan daratan Gorontalo dengan Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, telah mencapai 65,68 persen. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau langsung pengerjaan proyek tersebut pada Selasa (7/7/2026) untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target.
General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo Usman Bangun menyebutkan bahwa saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. “Secara keseluruhan proyek masih berjalan sesuai rencana atau on track dan kami optimistis dapat diselesaikan sesuai target,” ujar Usman dalam keterangan yang diterima Kominfotik.
Menurut keterangan Wagub Idah, pemasangan kabel listrik bawah laut ini menjadi yang pertama di Pulau Sulawesi. Infrastruktur ini ditargetkan mampu melayani sekitar 390 kepala keluarga atau kurang lebih 1.400 jiwa di Pulau Dudepo.
Idah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PLN dan para pekerja lapangan, termasuk tim penyelam yang bertugas. “Semoga seluruh proses berjalan lancar, para pekerja selalu diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga proyek ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Pulau Dudepo,” kata Idah.
Usman menjelaskan bahwa proses pemasangan kabel bawah laut memiliki tingkat kesulitan tinggi. Kondisi pasang surut air laut, arah angin, dan cuaca menjadi faktor utama yang harus diantisipasi. Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari perizinan, pengadaan material, mobilisasi peralatan, hingga penyiapan personel, dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja.
Wagub Idah menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini tidak lepas dari hasil sinergi berbagai pihak. Dukungan datang dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, PLN, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, serta perjuangan Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie yang mengawal program kelistrikan bagi masyarakat Gorontalo.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ghalib Lahidjun, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Pongoliu, perwakilan tim Anggota DPR RI Komisi XII, serta jajaran manajemen PT PLN (Persero) UID Suluttenggo.