Kortastipidkor Polri Sita 74 Kg Emas Batangan dan Uang Tunai Rp476 Miliar dari Rumah di Sentul

Penulis: Saiful  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 10:57:01 WIB
Polisi menyita 74 kg emas batangan dan uang tunai Rp476 miliar dari rumah di Sentul.

GORONTALO — Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto mengungkapkan, brankas yang ditemukan pada Rabu (8/7) itu berisi tujuh koper. Di dalamnya, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan yang diikat lakban cokelat, uang dolar AS senilai 4.767.300 USD, dolar Singapura 14.083.800 SGD, serta uang rupiah Rp100 juta. "Estimasi total dalam rupiah senilai 476 miliar," kata Totok kepada wartawan, Kamis (9/7) dini hari.

Brankas Tersembunyi dan Koper Bermerek Mewah

Brankas itu tidak terletak di tempat biasa. Penyidik menemukannya di balik dinding kayu bermotif. Selain emas dan uang tunai, polisi juga menyita sejumlah dokumen, handphone, dan foto keluarga yang diduga milik pemilik rumah. Di beberapa koper lain, terlihat tumpukan barang yang dibungkus dustbag merek Hermes dan Louis Vuitton. Hingga kini, isi barang bermerek tersebut belum diungkap.

Tiga Perkara Korupsi dan Pencucian Uang Jadi Latar

Penggeledahan ini bukan kasus berdiri sendiri. Totok menjelaskan, operasi joint investigation dengan Polda Metro Jaya ini menangani tiga perkara besar. Pertama, korupsi dan pencucian uang di PLN BB. Kedua, kasus Asabri tahun 2020 hingga 2025. Ketiga, dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI, anak perusahaan Krakatau Steel, periode 2020-2025. "Penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara tersebut," ucap dia.

Polisi Geledah 12 Lokasi, Kafe dan Money Changer Juga Kena Sita

Tim gabungan tidak hanya mengincar satu titik. Total ada 12 lokasi yang digeledah, tersebar dari Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, hingga Bogor. Di sebuah kafe di Cipete, Jakarta Selatan, polisi menyita uang sekitar Rp60 miliar, terdiri dari SGD 3.000.000, USD 889.965, dan Rp259.159.000. Lantai dua kafe tersebut kini telah disegel. Sementara di Koin Money Changer, polisi mengamankan 71 item barang bukti dan 16 mata uang asing senilai Rp7,2 miliar. Lokasi itu juga telah disegel.

Identitas Pemilik Rumah Masih Didalami

Meski barang bukti bernilai fantastis telah diamankan, polisi belum mengungkap siapa pemilik rumah di Sentul tersebut. Totok mengklaim pihaknya masih melakukan pendalaman. "Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik," ujarnya. Dari sejumlah lokasi penggeledahan, penyidik menyita barang bukti dari rumah saudara MN di Serpong Utara, rumah saudara TK di Mega Kuningan, rumah saudara DR di Gandaria Selatan, hingga apartemen Pacific Place milik saudari MILDK.

Reporter: Saiful
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top