Selekda Muaythai Gorontalo Digelar, 36 Partai Siap Menyaring Petarung Terbaik Menuju PON Beladiri 2026 di Manado

Penulis: Ragil  •  Senin, 13 Juli 2026 | 22:21:31 WIB
Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik membuka secara resmi Selekda Muaythai Gorontalo yang mempertandingkan 36 partai.

BOALEMO — Atmosfer kompetisi langsung terasa di arena Selekda Muaythai Gorontalo. Sebanyak 36 partai mempertemukan petarung dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo untuk memperebutkan tiket menuju pemusatan latihan nasional.

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Bergilir Kapolres Boalemo ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.IK. Turut hadir mendampingi, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali dan Sekretaris Umum KONI Provinsi Gorontalo, Adhi Pala.

12 Kelas Dipertandingkan, dari Junior Hingga Senior

Panitia menyiapkan 12 nomor kelas yang dipertandingkan. Kelas putri meliputi Junior 43 kg dan Senior 45 kg. Sementara untuk putra, kelas yang dipertandingkan adalah Pra Junior 43 kg, Junior 48 kg, serta Senior 45 kg, 48 kg, 51 kg, 56 kg, 63,3 kg, 65 kg, 67 kg, dan 71 kg.

Seluruh pertandingan dipimpin oleh dewan wasit dan juri bersertifikat internasional asal Sulawesi Utara, Daniel J. Sumampouw. Hal ini memastikan setiap laga berjalan sesuai standar aturan Muaythai nasional.

Bukan Sekadar Juara, Tapi Menyaring Atlet Nasional

Ketua Pengprov Muaythai Gorontalo, Mohamad Vini Sidiki, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar ajang mencari juara. Menurutnya, proses ini menjadi pintu masuk untuk menentukan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi kompetisi level nasional.

“Kami berharap bibit-bibit unggul yang terjaring benar-benar dibina. Jangan berhenti di Selekda. Atlet harus terus berlatih, menjaga pola makan, dan disiplin,” ujar Vini saat pembukaan, Senin (13/7/2026).

Ia menambahkan, pelatih bersama Pengcab (Pengurus Cabang) harus aktif melakukan pembinaan. Sebab, atlet yang lolos menjadi tanggung jawab bersama menuju Porprov, Pra-PON, hingga PON.

Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi

Vini menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan yang terukur. Ia mengingatkan agar Selekda tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal dari program pemusatan latihan yang berkelanjutan.

“Kami yakin dengan kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan KONI, Muaythai Gorontalo mampu berbicara banyak di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Selekda ini menjadi langkah awal bagi Muaythai Gorontalo untuk membentuk tim terbaik. Target utamanya jelas: tampil kompetitif di PON Beladiri 2026 yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, pada Oktober mendatang.

Reporter: Ragil
Sumber: nusatimes.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top