GORONTALO — Srikandi Merdeka Cup 2026 resmi mempertemukan delapan tim dari tujuh negara. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menerjunkan dua wakil sekaligus, yaitu Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, yang masing-masing akan berjuang di grup berbeda untuk mengukir sejarah baru di kancah Asia.
Garuda Pertiwi tergabung dalam Grup A bersama Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Tim asuhan Timo Scheunemann ini dijadwalkan memainkan laga pembuka turnamen pada Jumat (14/8) malam WIB melawan Arab Saudi. Dua laga penyisihan lainnya akan dilakoni kontra Malaysia dan Hong Kong.
Sementara itu, Putri Nusantara harus bersaing di Grup B yang tak kalah ketat bersama Thailand, Singapura, dan Yordania. Skuad polesan Takumi Taniguchi ini akan memulai petualangan mereka pada Sabtu (15/8) dengan menghadapi Thailand.
Menariknya, kedua pelatih memiliki target yang kontras untuk turnamen ini. Takumi Taniguchi menegaskan bahwa Srikandi Merdeka Cup adalah bagian penting dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 pada Oktober mendatang. Ia menyebut turnamen ini menjadi ajang filtrasi pemain sekaligus pembekalan ideal sebelum tampil di panggung benua.
"Kami sangat antusias bisa ikut dalam turnamen ini. Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, para pemain sudah bekerja keras menjalani masa persiapan luar biasa. Kami memiliki rasa percaya diri dan akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan," ujar Taniguchi dalam konferensi pers di Kudus, Kamis (13/8).
Di sisi lain, Timo Scheunemann lebih mengedepankan nilai pengalaman jangka panjang. Baginya, turnamen ini adalah batu loncatan untuk membangun fondasi Timnas Indonesia Putri senior yang lebih kuat di masa depan.
"Ini jadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan. Pada turnamen ini, kami mencari pengalaman untuk pemain agar menjadi atlet tangguh sehingga timnas putri senior nantinya punya kualitas mumpuni," kata Timo.
Seluruh laga penyisihan akan digelar di Supersoccer Arena, Kudus. Dengan dua tim yang memiliki misi berbeda, publik sepak bola Indonesia patut menantikan apakah pengalaman atau hasil instan yang akan menjadi modal utama menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.