Pencarian

Pemkab Gorontalo Targetkan Predikat SAKIP 2025 Naik, Sekda Minta ASN Tak Jadikan Keterbatasan Anggaran sebagai Hambatan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:51:02 WIB
Pemkab Gorontalo Targetkan Predikat SAKIP 2025 Naik, Sekda Minta ASN Tak Jadikan Keterbatasan Anggaran sebagai Hambatan
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur memimpin rapat koordinasi pembahasan strategi peningkatan nilai SAKIP 2025.

GORONTALO — Arah kebijakan akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Gorontalo tahun depan mulai dirancang. Sejumlah pejabat perencana perangkat daerah menggelar pertemuan untuk membahas strategi peningkatan nilai SAKIP, didampingi langsung oleh Sekretaris Daerah Sugondo Makmur.

Sugondo tidak sendiri dalam rapat tersebut. Ia didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum, Inspektur Daerah, serta Pelaksana Tugas Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Kehadiran inspektur menjadi sinyal bahwa pengawasan internal ikut diprioritaskan dalam proses evaluasi kinerja ini.

Evaluasi Berkala oleh Kementerian PANRB

SAKIP merupakan instrumen yang memastikan setiap penggunaan anggaran pemerintah berorientasi pada hasil, bukan sekadar proses. Sistem ini mengintegrasikan perencanaan, pengukuran, pelaporan, hingga evaluasi kinerja dalam satu kerangka akuntabilitas.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan evaluasi secara berkala. Hasilnya dituangkan dalam bentuk predikat berjenjang, mulai dari AA, A, BB, B, CC, C, hingga D, yang mencerminkan tingkat akuntabilitas instansi.

Kreativitas ASN Jadi Kunci Utama

Sugondo menegaskan bahwa peningkatan predikat tidak bisa dicapai hanya dengan dokumen yang rapi. Ia mendorong aparatur sipil negara untuk bekerja kreatif dan efektif dalam menyelesaikan tugas pokoknya.

"ASN yang unggul dan tangguh diukur dari kreativitas dan kemampuannya menyelesaikan tugas. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berinovasi dan melengkapi seluruh dokumen administrasi kinerja," tegasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa birokrasi kerap menghadapi kendala fiskal, namun inovasi tidak selalu bergantung pada besaran anggaran.

Insentif untuk Perencana OPD

Sebagai bentuk motivasi, pemda mewacanakan pemberian honor tambahan bagi para perencana. Skema ini direncanakan masuk dalam Anggaran Perubahan APBD 2026, dengan syarat target predikat SAKIP meningkat dari capaian sebelumnya.

Kebijakan insentif ini diharapkan mendorong percepatan kerja di tingkat organisasi perangkat daerah. Sugondo meminta seluruh perencana OPD bergerak cepat dan membangun koordinasi yang solid.

Ia menekankan pentingnya kelengkapan bukti pendukung atau eviden kinerja yang transparan dan akuntabel. Dokumen tersebut harus mencerminkan keterkaitan logis antara perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan hasil kinerja.

Pemanfaatan hasil evaluasi SAKIP sendiri ditujukan untuk perbaikan berkelanjutan. Dengan begitu, akuntabilitas instansi meningkat sekaligus membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: prosesnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks