Pencarian

Regulasi dan Inovasi Jadi Kunci Ekosistem Kripto Indonesia, Pengguna Tembus 22,69 Juta Orang per Juni 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:38:31 WIB
Regulasi dan Inovasi Jadi Kunci Ekosistem Kripto Indonesia, Pengguna Tembus 22,69 Juta Orang per Juni 2026
Co-Founder Indodax Oscar Darmawan menyampaikan kepatuhan regulasi menjadi fondasi utama pertumbuhan ekosistem kripto Indonesia yang menembus 22,69 juta pengguna per Juni 2026.

Pelaku industri aset digital menilai ekosistem kripto Indonesia membutuhkan kepastian regulasi yang berjalan beriringan dengan inovasi berkualitas. Co-Founder Indodax Oscar Darmawan menyebut adopsi kripto terus tumbuh, dengan jumlah pengguna mencapai 22,69 juta orang per Juni 2026. Fokus industri kini bergeser dari sekadar memperbesar pasar menuju keseimbangan perlindungan konsumen dan kesiapan institusional.

JAKARTA — Pertumbuhan pengguna aset kripto di Indonesia yang menembus 22,69 juta orang per Juni 2026 mendorong pelaku industri menyuarakan pentingnya keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan ruang inovasi. Co-Founder Indodax Oscar Darmawan menegaskan kepatuhan tetap menjadi fondasi utama. Namun, produk dan layanan domestik harus mampu bersaing agar pengguna tidak beralih ke platform luar negeri (offshore).

Regulasi Jadi Fondasi, Inovasi Jadi Daya Tarik Pengguna

Oscar menyampaikan kepatuhan merupakan elemen krusial untuk membuka ruang partisipasi institusi dalam industri kripto nasional. Ia mengingatkan perlindungan konsumen tidak boleh menghambat pelaku usaha lokal dalam menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.

"Kepatuhan tetap merupakan hal penting dalam perkembangan industri, terutama untuk membuka ruang yang lebih besar bagi partisipasi institusi," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menurut Oscar, kualitas produk dan layanan mempengaruhi keputusan pengguna dalam memilih platform. Jika ekosistem domestik terus berkembang, pengguna memiliki lebih banyak alasan untuk bertahan di platform teregulasi dengan perlindungan hukum yang lebih baik.

Regulatory Sandbox OJK: Ruang Uji Inovasi Tanpa Mengorbankan Konsumen

Oscar menyoroti peran regulatory sandbox dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai instrumen penting dalam pengembangan industri. Melalui mekanisme ini, inovasi baru dapat diuji dan dievaluasi secara ketat sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat.

"Dengan adanya regulatory sandbox, inovasi dapat diuji dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum diterapkan lebih luas," kata Oscar di ajang Coinfest Asia 2026 di Bali.

Pendekatan ini dinilai membantu ekosistem kripto Indonesia tumbuh lebih tertata. Ruang percepatan inovasi tetap terbuka tanpa mengesampingkan aspek perlindungan konsumen sebagai prioritas utama.

Kualitas Proyek Jadi Penentu Keberlanjutan di Tengah Persaingan Global

Vice President of Business Development Indodax, James Eugene, menambahkan keberhasilan proyek aset digital di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh proses pencatatan atau listing di bursa. Faktor fundamental seperti permintaan pasar, likuiditas, dan kualitas proyek menjadi penentu utama keberlanjutannya.

"Market share, demand, dan liquidity menjadi faktor penting dalam proses listing. Pada akhirnya, kualitas proyek dan kemampuan menciptakan market fit yang akan menentukan keberlanjutannya," jelas James.

Ia menekankan utilitas dan keberlanjutan ekosistem menjadi pertimbangan penting dalam menilai sebuah proyek. Dengan demikian, industri tidak hanya mengejar pertumbuhan kuantitatif, tetapi memastikan setiap inovasi memiliki nilai guna nyata bagi pengguna di Indonesia.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks