GORONTALO — Harga sejumlah model mobil listrik BYD di Indonesia mengalami kenaikan per Oktober 2026, dengan BYD Seal Premium Extended Range melonjak sekitar Rp 230 juta menjadi Rp 869 juta dari sebelumnya Rp 639 juta. Kenaikan tidak merata di seluruh lini, sebab BYD Dolphin dan BYD Atto 3 masih dibanderol sama seperti bulan sebelumnya. Penyesuaian ini terpantau langsung dari laman resmi BYD Indonesia.
Model ini mencatat kenaikan paling besar. Pada Agustus lalu, BYD Seal Premium Extended Range masih dijual Rp 639 juta.
Kini banderolnya mencapai Rp 869 juta, selisih sekitar Rp 230 juta dalam hitungan dua bulan.
Varian BYD Standar (7 Seater) masih dibanderol Rp 395 juta. Dua tipe lain mengalami kenaikan masing-masing Rp 12 juta.
BYD M6 DM yang mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV) tidak mengalami perubahan harga.
Mobil listrik termurah BYD ini ikut terkerek pada varian tengahnya. Varian STD tetap Rp 199 juta, sementara Dynamic naik dari Rp 205 juta menjadi Rp 210 juta.
Varian Premium Long Range masih dijual Rp 245 juta.
Sebelumnya Sealion 7 tersedia dalam varian Premium mulai Rp 629 juta dan Performance Rp 719 juta. Kini laman resmi BYD Indonesia hanya menampilkan varian Extended dengan harga Rp 879 juta.
BYD Dolphin dan BYD Atto 3 tidak mengalami penyesuaian harga. Berikut daftar lengkapnya:
BYD Atto 1
BYD Dolphin
BYD M6
BYD Atto 3
BYD Seal
BYD Sealion 7
BYD M6 DM