Satgas BBM Gorontalo Temukan Kendaraan Tak Laik Jalan Ikut Antre di SPBU, Tangki Dimodifikasi Hingga Ratusan Liter

Penulis: Saiful  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:01:02 WIB
Satgas BBM Provinsi Gorontalo memeriksa kendaraan yang mengantre bahan bakar di SPBU.

GORONTALO — Tim Satgas BBM Provinsi Gorontalo mengungkap sejumlah kendaraan tidak laik jalan yang ikut mengantre bahan bakar di SPBU. Kendaraan roda dua dan empat itu ditemukan tanpa STNK serta tanpa kode batang pengisian BBM.

Selain persoalan dokumen, tim menemukan modifikasi tangki pada sejumlah kendaraan. Modifikasi itu membuat volume pengisian bisa mencapai puluhan hingga ratusan liter dalam sekali antre.

Tangki Dimodifikasi, Pengisian Capai Ratusan Liter

Modifikasi tangki menjadi temuan paling menonjol dalam pemeriksaan Satgas BBM Gorontalo. Kendaraan dengan tangki yang sudah diubah itu tetap mendapat pelayanan pengisian dari pihak SPBU.

Kepala Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Gorontalo Debby Habibie menyebut kuat dugaan hasil pengisian akan dijual kembali secara eceran.

"Anehnya, kendaraan semacam ini tetap dilayani oleh pihak SPBU. Kuat dugaan hasil pengisian akan dijual kembali secara eceran untuk pertalite dan solar dijual ke perusahaan atau tambang," kata Debby, Selasa (13/10/2026).

Dugaan penjualan kembali itu menyasar pertalite dan solar. Menurut Debby, pembeli diduga berasal dari kalangan perusahaan maupun tambang di wilayah Gorontalo.

Kendaraan Tanpa STNK Tidak Akan Dilayani

Satgas BBM Gorontalo menyiapkan penindakan di lapangan menyusul temuan tersebut. Kendaraan tanpa STNK dipastikan tidak akan dilayani pengisian BBM di SPBU.

Pembatasan juga diberlakukan bagi kendaraan yang tidak memiliki kode batang pengisian. Kebijakan itu berlaku untuk seluruh SPBU di wilayah Provinsi Gorontalo.

"Arahan Bapak Gubernur jelas, SPBU diminta tidak melayani pengisian kendaraan yang tidak sesuai. Aparat kepolisian dan TNI juga diimbau untuk sama sama melakukan pengawasan dan penindakan di lapangan," ujar Debby.

Polisi dan TNI Diminta Awasi SPBU

Pengawasan tidak hanya dibebankan kepada petugas SPBU. Aparat kepolisian dan TNI diimbau ikut melakukan pengawasan serta penindakan di lapangan.

Langkah itu diambil untuk memastikan pasokan BBM bersubsidi tidak berpindah ke pihak yang tidak berhak. Antrean panjang di SPBU selama beberapa hari terakhir menjadi dasar percepatan penindakan.

Satgas BBM Provinsi Gorontalo belum merinci jumlah kendaraan yang terjaring dalam pemeriksaan. Penindakan lanjutan akan dilakukan di lapangan sesuai arahan Gubernur Gorontalo.

Reporter: Saiful
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top