Pencarian

Pemerintah Revitalisasi 30 Sekolah di Gorontalo, Ubah Kelas Bocor Jadi Nyaman

Jumat, 01 Mei 2026 • 18:43:50 WIB
Pemerintah Revitalisasi 30 Sekolah di Gorontalo, Ubah Kelas Bocor Jadi Nyaman
Wakil Menteri Pendidikan meresmikan revitalisasi 30 sekolah di Gorontalo untuk perbaikan infrastruktur.

Gorontalo - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat meresmikan revitalisasi 30 satuan pendidikan di Gorontalo pada Selasa (28 April). Program ini mencakup sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga menengah, dengan fokus memperbaiki kondisi infrastruktur yang telah lama terabaikan.

Masalah Klasik Pendidikan yang Segera Diatasi

Kondisi sarana prasarana pendidikan yang belum memadai menjadi tantangan klasik di sejumlah sekolah. Wakil Menteri Atip Latipulhayat menjelaskan bahwa banyak sekolah mengalami berbagai kerusakan yang mengganggu proses belajar mengajar. Atap yang bocor, cat yang memudar, toilet yang tidak bersih, dan ruang belajar yang tidak layak adalah beberapa masalah yang kerap dijumpai.

"Banyak sekolah yang kondisinya belum tersentuh perbaikan sejak lama. Cat yang memudar, atap bocor, toilet bau, hingga ruang belajar yang tidak layak. Ini yang sedang kami ubah secara bertahap dan masif," ujar Atip Latipulhayat saat meresmikan program tersebut.

Komitmen Pemerintah dan Dukungan Lokal

Revitalisasi sekolah di Gorontalo dilakukan sebagai respons cepat pemerintah dalam mengatasi persoalan infrastruktur pendidikan. Acara peluncuran program ini dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, serta pejabat-pejabat tinggi daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran berbagai pemimpin daerah menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan di Gorontalo. Dukungan ini diharapkan memperkuat momentum percepatan perbaikan satuan pendidikan di berbagai tingkatan.

Melibatkan Masyarakat dan Ekonomi Lokal

Program revitalisasi tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga dirancang untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dan mendorong ekonomi lokal. Keterlibatan warga dalam proses revitalisasi diharapkan menciptakan rasa kepemilikan terhadap fasilitas pendidikan yang telah diperbaiki.

Dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan memanfaatkan bahan baku dari daerah setempat, program ini direncanakan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Gorontalo sambil meningkatkan kualitas lingkungan belajar siswa.

Upaya pemerintah untuk mempercepat revitalisasi pendidikan di Gorontalo menandai komitmen nyata dalam mengatasi kesenjangan infrastruktur pendidikan. Dengan melibatkan berbagai stakeholder dan memanfaatkan potensi lokal, diharapkan program ini dapat memberikan perubahan signifikan bagi masa depan pendidikan di daerah.

Bagikan
Sumber: carapandang.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks