GORONTALO — Sebanyak 20 anak penderita bibir sumbing di Gorontalo akan menjalani operasi gratis yang digelar Polda Gorontalo. Operasi berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo pada 17-18 Juni 2026, sebagai rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kabiddokkes Polda Gorontalo Kombespol dr. Mintarya Suryanto, M.M, didampingi Kepala RS Bhayangkara Kompol dr. Dandi Aldiazma M.H, menyebut kegiatan ini sebagai wujud bakti nyata Polri kepada masyarakat. "Ini bentuk kepedulian kami kepada warga yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya anak-anak dengan kelainan bibir sumbing," ujarnya.
Target: Kembalikan Fungsi Sosial dan Estetik Anak
Menurut Mintarya, operasi ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik. Lebih dari itu, anak-anak penderita bibir sumbing diharapkan bisa kembali berfungsi secara sosial setelah menjalani operasi.
"Secara estetik, kami kembalikan ke fungsi semula. Anak-anak yang kurang beruntung ini bisa hidup lebih baik di tengah masyarakat," kata Mintarya dalam keterangannya.
Gandeng PABMI dan Smile Train Indonesia
Pelaksanaan operasi gratis ini terwujud berkat kerja sama dengan Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) cabang Sulawesi Selatan. Yayasan Smile Train Indonesia juga turut membantu dalam kegiatan ini.
Polda Gorontalo berencana menjadikan operasi bibir sumbing gratis ini sebagai program tahunan. Setiap peringatan Hari Bhayangkara, operasi serupa akan kembali digelar untuk menjangkau lebih banyak anak penderita bibir sumbing di wilayah tersebut.