Pencarian

Sistem Autopilot Tesla Dibodohi Boneka Ronaldo dan Messi Seharga Rp 170 Ribuan

Jumat, 19 Juni 2026 • 00:18:31 WIB
Sistem Autopilot Tesla Dibodohi Boneka Ronaldo dan Messi Seharga Rp 170 Ribuan
Boneka miniatur kepala figur publik menipu sistem autopilot Tesla di Gorontalo.

GORONTALO — Modus ini viral di media sosial setelah diulas oleh Carscoops dan Digital Trends. Alih-alih menggunakan helm atau topeng, para pemilik mobil listrik Tesla justru menempelkan miniatur kepala figur publik—mulai dari Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, hingga Dwayne "The Rock" Johnson—di kaca depan mobil.

Kamera Interior Tesla Tertipu Boneka Statis

Tesla memang menempatkan kamera kecil di atas spion tengah yang bertugas memantau mata dan gerakan kepala pengemudi. Jika sistem mendeteksi pengemudi lengah, bermain ponsel, atau mengantuk saat fitur Autopilot atau Full Self-Driving (FSD) aktif, mobil akan mengeluarkan alarm peringatan.

Namun, letak kamera yang agak tinggi dan menyorot ke bawah membuatnya mudah dikelabui. Boneka kepala ditempel menggunakan suction cup tepat di depan lensa kamera. Karena wajah boneka memiliki detail fitur yang cukup jelas, sistem AI Tesla membaca objek tersebut sebagai pengemudi sungguhan yang sedang siaga menatap jalan.

Mobil Melaju 30 Menit Tanpa Peringatan

Seorang pemilik Tesla Model 3 mengaku kepada Wired bahwa ia sempat menjajal trik ini dalam perjalanan jauh. Hasilnya, mobil bisa melaju mulus selama 30 menit tanpa memberikan peringatan distracted-driver sama sekali, padahal pengemudi asli sedang asyik melakukan aktivitas lain.

Temuan ini menunjukkan celah serius pada sistem keselamatan berbasis kamera Tesla. Sistem DMS yang seharusnya mencegah kecelakaan akibat pengemudi lengah justru bisa dimatikan dengan barang seharga Rp 170 ribuan.

Modus Semakin Canggih Usai Pembaruan FSD

Akal-akalan pemilik Tesla ternyata tidak berhenti di boneka plastik. Setelah Tesla meluncurkan pembaruan sistem FSD (Supervised) yang diklaim lebih ketat, beberapa pemilik mobil menyiasatinya dengan cara lebih niat. Mereka memasang layar monitor mini di depan kamera Tesla yang memutar video pendek wajah manusia asli sedang berkedip dan menengok secara natural.

Video bergerak ini membuat sistem DMS semakin sulit membedakan antara wajah asli dan rekaman, sehingga celah keamanan justru semakin lebar terbuka.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks