GORONTALO — Valve secara resmi memperingatkan konsumen bahwa pesanan baru gamepad Steam Controller mungkin tidak akan sampai sebelum tahun 2027. Pengumuman ini keluar setelah perusahaan melihat permintaan awal yang "melampaui ekspektasi" dan tidak diimbangi kemampuan produksi yang cukup.
Mengapa Pengiriman Bisa Mundur Hingga 2027?
Dalam pernyataan resmi, Valve mengakui bahwa pasokan stik gim mereka tidak mampu mengejar lonjakan pemesanan. "Permintaan awal melebihi ekspektasi kami," tulis seorang juru bicara perusahaan. "Melihat permintaan saat ini dibandingkan jumlah yang bisa kami produksi hingga akhir tahun, kami harus mengelola ekspektasi sebisa mungkin."
Bagi pengguna yang sudah memesan, Valve menyediakan halaman khusus di Steam untuk mengecek perkiraan pengiriman. Saat ini, tenggat yang tertera adalah September 2026 dan Desember 2026, sementara pesanan baru masuk dalam gelombang "Tahun 2027."
Spesifikasi dan Keunggulan Steam Controller
Steam Controller adalah gamepad proprietary terbaru Valve yang dirancang khusus untuk ekosistem Steam. Menurut ulasan Jessica Conditt dari Engadget pada April lalu, perangkat ini memiliki bodi kokoh dan desain ramping, dengan thumbstick TMR (tunneling magnetoresistance) kelas atas yang menjanjikan akurasi lebih tinggi dan konsumsi daya lebih rendah dibanding stik analog konvensional.
Sayangnya, kelemahan utamanya terletak pada kompatibilitas. Perangkat ini dibuat khusus untuk Steam dan tidak berfungsi sebagai gamepad PC generik, sebagai bagian dari strategi Valve mempertahankan dominasi platformnya.
Dampak bagi Konsumen yang Sedang Menimbang Pembelian
Bagi calon pembeli yang belum memesan, keputusan kini bergantung pada seberapa besar kesabaran. Dengan estimasi pengiriman hingga 2027, konsumen harus siap menunggu lebih dari setahun sejak hari ini. Valve sendiri berjanji akan berusaha mengirimkan sebanyak mungkin unit sesuai kapasitas produksi yang ada.
Selain itu, perlu diingat bahwa Valve juga berencana merilis Steam Machine (PC/console) dan headset Steam Frame pada musim panas tahun ini. Artinya, sumber daya produksi dan perhatian perusahaan mungkin akan terbagi dalam beberapa bulan ke depan.
Posisi Steam Controller di Pasar Gimpad Indonesia
Meski belum ada informasi resmi soal ketersediaan di Indonesia, konsumen lokal yang mengincar perangkat ini harus memperhitungkan biaya tambahan seperti ongkos kirim internasional dan bea masuk. Dengan estimasi harga gamepad premium di kisaran USD 50–80 (sekitar Rp 825.000–1.320.000) di pasar global, total biaya bisa membengkak signifikan jika ditambah biaya impor.
Bagi pengguna yang tidak bisa menunggu atau menginginkan gamepad yang lebih fleksibel untuk berbagai platform, opsi dari merek seperti Xbox, PlayStation, atau 8BitDo mungkin menjadi alternatif yang lebih praktis dan tersedia lebih cepat di pasaran.