GORONTALO — Kabar baik bagi pencari kerja di Gorontalo. UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo kembali dipercaya Kemenaker RI untuk menjalankan program pelatihan vokasi melalui skema dana ABT tahun 2026. Kepercayaan itu disalurkan melalui Balai Besar Makassar, dengan alokasi 14 program pelatihan berbasis kompetensi yang langsung berjalan bulan ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongoliu, menyebut program ini menjadi salah satu instrumen untuk menekan angka pengangguran di daerah. "14 paket pelatihan ini merupakan wujud sinergitas Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Kemenaker RI dalam rangka menurunkan angka pengangguran dan mencetak SDM yang kompeten," ujarnya.
Setiap program pelatihan menampung 16 peserta, sehingga total ada 224 orang yang bakal mengikuti pelatihan. Seluruh biaya ditanggung penuh oleh negara, tanpa dipungut biaya sepeser pun dari peserta.
Keahlian yang Bisa Dipilih: dari Kopi hingga Teknisi HP
Pilihan kejuruannya beragam, menyasar kebutuhan pasar kerja modern maupun sektor informal yang dekat dengan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah teknisi perangkat lunak HP, junior web developer, desain grafis muda, dan computer operator assistant.
Untuk bidang kecantikan dan kuliner, tersedia junior make up artist, peracikan minuman kopi, serta pembuatan roti dan kue. Sementara itu, keahlian teknis seperti teknisi AC resendensial, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, mekanik motor tempel, dan pembuatan pakan unggas juga masuk dalam daftar.
Fasilitas Peserta: Uang Saku, Sertifikat BNSP, dan BPJS
Peserta yang lolos seleksi tidak hanya mendapat materi pelatihan. Mereka juga akan menerima perlengkapan pelatihan, uang saku, dan konsumsi selama mengikuti program.
Setelah dinyatakan lulus, peserta mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui industri. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan juga diberikan selama masa pelatihan berlangsung, sebagai jaring pengaman bagi para peserta.
Wardoyo menambahkan, kepercayaan dari Kemenaker ini merupakan pengakuan atas kapasitas BLK Provinsi Gorontalo dalam mengelola pelatihan vokasi. "Ini adalah kabar baik untuk pencari kerja di Gorontalo," tegasnya.