GORONTALO — Itel memperluas lini produknya di Indonesia dengan merilis tiga varian tablet Vista Tab sekaligus. Fokus utama mereka jelas: menyediakan perangkat pendukung belajar dan produktivitas dengan harga terjangkau. Dari ketiga varian tersebut, Vista Tab 30 GT menjadi model paling menarik untuk diperhatikan karena spesifikasinya paling tinggi dan sudah dikemas dalam paket yang siap pakai untuk bekerja.
Kami meninjau spesifikasi dan strategi harga yang ditawarkan Itel untuk melihat apakah klaim "tablet murah berkualitas" ini benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, terutama untuk pengguna yang berencana mengeluarkan uang di kelas entry-level.
Paket Penjualan: Stylus dan Keyboard Langsung Termasuk
Salah satu nilai jual utama seri ini adalah kelengkapan paket penjualannya. Untuk varian tertentu, Itel sudah menyertakan stylus pen dan keyboard pendukung langsung di dalam dus. Ini adalah langkah berani yang jarang dilakukan kompetitor di kelas harga yang sama.
Dengan begitu, pembeli tidak perlu merogoh kocek ekstra untuk aksesori penting yang mengubah fungsi tablet dari sekadar media konsumsi menjadi alat kerja ringan. Ini nilai tambah yang signifikan untuk pelajar yang butuh mengetik tugas atau pekerja yang sering presentasi.
Layar 11 Inci 90 Hz: Mulus untuk Kelasnya
Vista Tab 30 GT dibekali layar IPS LCD berukuran 11 inci dengan resolusi Full HD+ (1080p). Resolusi ini sudah standar untuk kelas menengah, tapi kejutan utamanya ada pada dukungan refresh rate 90 Hz. Pada rentang harga tablet murah, panel 90 Hz masih jarang ditemukan.
Efeknya langsung terasa saat scrolling dokumen atau bermain game kasual—transisi visual terlihat lebih mulus dan nyaman di mata. Untuk kebutuhan membaca modul atau browsing, ini adalah peningkatan signifikan dari standar 60 Hz yang umum di kelasnya.
Performa Helio G99 Ultimate: Cukup untuk Multitasking Berat
Di dalam dapur pacunya, Itel menyematkan chipset MediaTek Helio G99 Ultimate. Ini adalah prosesor yang sudah dikenal andal di kelas menengah untuk urusan efisiensi dan performa harian. Dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB, kombinasi ini memberikan ruang bernapas yang cukup untuk membuka banyak aplikasi sekaligus.
Untuk skenario pemakaian seperti membuka browser dengan 10 tab, aplikasi office, dan video call secara bergantian, tablet ini seharusnya tidak mudah tersendat. Klaim Itel soal performa tangguh untuk gaming juga masuk akal, meski bukan berarti bisa memaksa semua game berat di setting tertinggi. Chipset ini lebih cocok untuk game kasual atau game populer seperti Mobile Legends di frame rate tinggi.
Baterai 7.000 mAh: Daya Tahan Lama dengan Charging Standar
Desain bodi yang ramping diklaim mampu memuat baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas ini cukup besar untuk menemani aktivitas belajar atau meeting online seharian penuh tanpa khawatir kehabisan daya.
Namun, perlu dicatat bahwa pengisian dayanya hanya mendukung fast charging 15W. Di era di mana charger 33W sudah umum, kecepatan ini terbilang standar. Mengisi baterai 7.000 mAh dari kosong hingga penuh akan memakan waktu yang cukup lama, jadi sebaiknya isi daya saat tablet tidak digunakan, misalnya semalaman.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Meski spesifikasinya menarik, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan. Pertama, kecepatan charging 15W terasa kurang ideal untuk kapasitas baterai sebesar itu. Kedua, meski sudah termasuk keyboard dan stylus, kualitas aksesori bawaan biasanya tidak sebaik produk pihak ketiga yang dijual terpisah—layout keyboard mungkin sedikit sempit dan stylus tidak memiliki fitur pressure sensitivity tingkat lanjut.
Terakhir, kita perlu menunggu ulasan hands-on untuk memastikan kualitas panel IPS-nya, terutama soal tingkat kecerahan (brightness) saat digunakan di luar ruangan, yang sering menjadi kelemahan tablet murah. Vista Tab 30 GT adalah pilihan serius bagi mereka yang butuh tablet produktif dengan budget terbatas, tetapi kompromi pada kecepatan charging dan kualitas aksesori bawaan harus diterima.