LIMBOTO — Rapat final check menjadi tahapan akhir memastikan arena perkemahan, dukungan teknis, hingga aspek keamanan sebelum Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti 2026 dimulai. Kegiatan ini akan berlangsung selama enam hari di Bumi Perkemahan Bongohulawa pada 25–30 Agustus 2026.
Sugondo menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan kebutuhan fasilitas dan sarana prasarana terpenuhi sebelum kegiatan dimulai. Instruksi ini mencakup dukungan teknis dan pengamanan di lokasi perkemahan.
"Kegiatan ini membutuhkan kolaborasi lintas OPD agar seluruh rangkaian agenda dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses," ujar Sugondo dalam rapat yang dihadiri Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai serta jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo.
Tiga Agenda Besar Digelar Secara Terpadu
Jayusdi Rivai menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini tidak hanya menggelar perkemahan tingkat kabupaten. Ada tiga agenda besar yang akan dilaksanakan secara bersamaan di lokasi yang sama.
Ketiga agenda tersebut adalah Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti Tingkat Kabupaten Gorontalo 2026, Pelantikan Kwartir Ranting se-Kabupaten Gorontalo, dan Apel Besar Pramuka Tingkat Kwarda/Kwarcab.
Menurut Jayusdi, penggabungan tiga agenda ini merupakan arahan langsung dari Kwarda dan Kwarcab. Tujuannya untuk memperkuat pembinaan karakter serta kepemimpinan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kabupaten Gorontalo.
Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah Jadi Kunci
Rapat final check yang dipimpin Sekda menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan kepramukaan ini. Seluruh OPD diminta bergerak bersama memenuhi kebutuhan teknis di Bumi Perkemahan Bongohulawa.
Aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut. Dukungan lintas perangkat daerah diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat optimal bagi Pramuka Kabupaten Gorontalo.
Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti sendiri merupakan agenda rutin yang menjadi wadah pembinaan anggota Pramuka Penegak dan Pandega. Kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan generasi muda di Kabupaten Gorontalo.