IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.812, Analis Rekomendasikan BIPI hingga BBRI

Penulis: Saiful  •  Kamis, 10 September 2026 | 08:34:31 WIB
Analis memperkirakan IHSG bergerak di rentang penguatan 6.736–6.812 dengan risiko koreksi jangka pendek.

GORONTALO — Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berada dalam fase akhir wave v dari wave (c), dengan area penguatan di rentang 6.736-6.812. Meski begitu, ia mengingatkan risiko koreksi jangka pendek tetap terbuka.

"Posisi IHSG diperkirakan berada di akhir wave v dari wave (c), dengan area penguatan di 6.736-6.812. Namun, waspadai potensi koreksi terdekat ke rentang 6.643-6.653," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Rentang Support dan Resistance Versi MNC Sekuritas

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.610 dan 6.561, dengan resistance di 6.705 dan 6.755. Dari daftar saham yang direkomendasikan, ia menyoroti empat emiten lintas sektor:

  • BIPI — saham energi
  • HMSP — saham konsumer
  • TINS — saham logam dan mineral
  • PTBA — saham tambang batu bara

Binaartha: Tren Naik Bertahan Selama di Atas SMA-20

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham berada di persimpangan arah. Peluang penguatan maupun koreksi jangka pendek sama-sama terbuka, tergantung apakah IHSG mampu bertahan di atas SMA-20.

"IHSG berpeluang menguji resistance terdekat 6.765 atau terkoreksi ke sekitar 6.541 untuk menguji SMA-20. Jika tetap berada di atas SMA-20, tren naik berpeluang berlanjut hingga 6.835," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.610, 6.542, dan 6.476, dengan resistance 6.765, 6.835, 6.916, dan 7.071. Tiga saham yang ia rekomendasikan adalah BBNI, BBRI, dan CPIN — mayoritas dari sektor perbankan dan peternakan.

Rekap Perdagangan Rabu: 308 Saham Menguat, 317 Terkoreksi

Pada penutupan Rabu (9/9), IHSG berada di level 6.678, melemah 8,24 poin atau minus 0,12 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip data RTI Infokom, nilai transaksi hari itu mencapai Rp16,03 triliun dengan volume 34,36 miliar saham diperdagangkan.

Dari sisi breadth pasar, 308 saham menguat, 317 saham terkoreksi, dan 169 saham stagnan. Komposisi ini menunjukkan tekanan jual yang relatif terbatas dan pasar masih bergerak dalam pola konsolidasi.

Dua Skenario yang Perlu Dicermati Investor Hari Ini

Jika IHSG mampu bertahan di atas SMA-20, target penguatan berikutnya berada di 6.835 hingga 6.916. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa membawa indeks kembali menguji support 6.610 dan 6.542.

Dua analis sama-sama menempatkan 6.610 sebagai support kunci hari ini. Level itu menjadi titik acuan apakah tren naik jangka pendek masih utuh atau berbalik menjadi koreksi lebih dalam.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Saiful
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top