Carrick Tolak Panik soal Posisinya di Manchester United

Penulis: Saiful  •  Jumat, 18 September 2026 | 21:18:31 WIB

GORONTALO — Michael Carrick menegaskan posisinya sebagai pelatih kepala Manchester United tidak sedang dalam ancaman meski timnya melewati pekan buruk. Ia menyebut "tidak masuk akal" jika mulai memikirkan berapa lama lagi ia bertahan hanya karena dua atau tiga hasil buruk.

Manchester United menelan dua kekalahan menyakitkan dalam sepekan terakhir. Kekalahan di kandang dari Manchester City yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-23 menjadi pukulan pertama.

Brighton kemudian memperburuk keadaan dengan menjadi tim pertama dalam 50 tahun yang mampu membalikkan defisit dua gol dan menang di Old Trafford pada laga Carabao Cup. Suporter United merespons dengan cemoohan dan nyanyian menentang tim mereka.

Carrick: Tidak Masuk Akal Memikirkan Masa Depan Saat Ini

Menjelang lawatan ke Fulham akhir pekan ini, Carrick menyampaikan pandangannya dengan tegas. Ia mengaku memahami ekspektasi klub, tetapi menolak membiarkan tekanan eksternal mengganggu fokusnya.

"Saya tahu klub ini, saya tahu perannya, saya tahu apa yang diharapkan di sini dalam hal bermain dengan standar tertentu dan mencapai hal-hal tertentu di lapangan," kata Carrick.

"Dalam hal masa depan dan kepemilikan dan berapa lama saya bertahan, itu sama sekali tidak ada dalam pikiran saya. Tidak masuk akal berpikir seperti itu dalam posisi saya, itu tidak ada di radar."

Carrick menambahkan bahwa dua atau tiga pertandingan adalah jumlah yang terlalu banyak untuk kalah karena ia sangat membenci kekalahan. Namun, ia menegaskan hal itu bukan berarti dunia runtuh.

Dua Kemenangan dari Enam Laga, Sorotan Mengarah ke Rekrutmen

Musim ini United baru meraih dua kemenangan dari enam pertandingan, yakni melawan tim promosi Ipswich dan juara Azerbaijan Sabah FK di Liga Champions. Catatan itu jauh berbeda dari performa paruh kedua musim lalu ketika Carrick memenangkan 12 dari 17 laga.

Dari dalam klub, tidak ada sinyal bahwa posisi Carrick berada dalam bahaya. Manajemen lebih menyoroti penampilan para pemain yang dinilai belum maksimal.

Di luar klub, sorotan publik lebih banyak mengarah pada rekrutmen pemain, khususnya posisi bek kiri yang dianggap kurang diperkuat. Selain itu, kondisi keuangan dan utang klub, pengalaman Carrick yang relatif minim, serta komposisi staf pelatihnya selain asisten Steve Holland turut menjadi bahan perdebatan.

Carrick Siap Tanggung Jawab, Shaw dan Baleba Berpeluang Tampil

Carrick menolak menjadikan situasi ini sebagai ajang mencari kambing hitam. Ia justru menawarkan diri untuk menanggung beban tersebut.

"Ini bukan soal menyalahkan orang. Ini tentang kami, tentang kami mencari solusi dan menjadi lebih baik. Itu sebagai satu klub sepak bola secara keseluruhan," ujarnya.

Carrick juga mengungkapkan kabar positif menjelang laga di Craven Cottage. Luke Shaw dan rekrutan baru Carlos Baleba memiliki peluang untuk tampil melawan Fulham.

Meski tekanan terus mengiringi, Carrick menegaskan dirinya tetap mencintai pekerjaannya dan tidak ingin berada di tempat lain.

"Saya tidak ingin berada di tempat lain, sungguh. Ini tempat terbaik bagi saya, sebagian karena saat-saat ketika segalanya mungkin tidak berjalan sesuai rencana. Terkadang itu adalah waktu terbaik untuk bekerja melalui masalah, menemukan beberapa hal, dan keluar jauh lebih kuat," pungkasnya.

Reporter: Saiful
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top