GORONTALO — Dewa United menang 2-0 atas Persijap Jepara pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Banten International, Serang, Selasa (20/10). Kemenangan ini membawa Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan menggeser Persija Jakarta dari puncak klasemen dengan koleksi 14 poin.
Dua gol kemenangan Dewa United lahir di babak kedua lewat skema yang berbeda. Nick Kuipers membuka keunggulan lewat tandukan pada menit ke-79, lalu Pedro Augusto memastikan poin penuh di injury time.
Persija kini tertinggal dua angka di posisi kedua dengan 12 poin. Tim asuhan Carlos Pena baru bermain melawan Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10), sehingga duel tersebut menjadi peluang merebut kembali singgasana klasemen.
Dewa United mendominasi jalannya pertandingan sejak babak pertama. Alur serangan tim asuhan Osmar Loss banyak dibangun dari sisi kiri lewat penetrasi Noah Sadaoui yang berani menusuk ke zona berbahaya Persijap.
Taisei Marukawa, yang diberi peran bebas, sempat mengancam pada menit ke-29. Tendangannya dari dalam kotak penalti masih bisa dibendung kiper Persijap, Sendri Johansah.
Memasuki babak kedua, Marukawa kembali ke posisi aslinya di sayap kiri. Rafael Struick juga masuk untuk menambah dinamika serangan. Meski begitu, pertahanan rapat Persijap membuat Dewa United kesulitan menembus lewat permainan terbuka.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat bola mati. Sepak pojok Alexis Messidoro disambut tandukan Nick Kuipers yang membawa tuan rumah unggul 1-0 pada menit ke-79.
Persijap berusaha keluar menyerang setelah tertinggal, dan ruang kosong itulah yang dimanfaatkan Dewa United. Serangan balik cepat yang dimotori Messidoro berakhir dengan gol Pedro Augusto di menit ke-92.
Keunggulan 2-0 bertahan hingga peluit panjang. Tambahan tiga poin membuat Dewa United sementara memuncaki klasemen dengan 14 angka, unggul dua poin atas Persija yang belum memainkan laga pekan ini.
Pada pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Bhayangkara FC mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Gol tunggal tercipta lewat tendangan keras Moussa Sidibé di dalam kotak penalti pada menit ke-59.
PSIM harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-22. Ze Valente diganjar kartu merah setelah kakinya mendarat di kepala kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, meski situasi awalnya terlihat 50-50.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bhayangkara untuk menguasai sisa pertandingan. Kubu tuan rumah mendapat motivasi tambahan setelah gol Sidibé dan mampu mempertahankan keunggulan sampai akhir.