GORONTALO — Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UBMG, Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A., membuka langsung kegiatan tersebut, didampingi Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Ns. Andriyanto Dai, M.Kep. Hadir pula para dosen, perwakilan Grab Indonesia Agen Gorontalo, serta mahasiswa UBMG.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menjajaki peluang pengembangan karier bersama pelaku industri. Peserta tidak hanya mendapat materi, tetapi juga mengenali kompetensi yang perlu disiapkan sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam sambutannya, Dr. Ayu menegaskan bahwa kemitraan antara perguruan tinggi dan industri perlu diarahkan pada program konkret yang memberi manfaat langsung bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan berbagi wawasan seperti ini harus menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada program magang, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai program lain, termasuk peluang beasiswa. Dengan demikian, kegiatan hari ini tidak berhenti pada penyampaian materi saja, melainkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa," ujarnya.
Dr. Ayu mengingatkan, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini untuk memasuki dunia usaha, dunia kerja, dan dunia industri. Bekal akademik saja tidak cukup menghadapi persaingan profesional yang semakin dinamis.
Mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, serta kemauan terus belajar mengikuti perkembangan teknologi. Kesiapan itu harus dibangun lewat proses pembelajaran berkelanjutan, termasuk berinteraksi langsung dengan praktisi dan mengenali tantangan nyata di lingkungan industri.
Salah satu kompetensi yang mendapat perhatian khusus ialah penguasaan bahasa asing. Dr. Ayu menilai kemampuan tersebut menjadi nilai tambah bagi mahasiswa untuk memperluas peluang karier, membangun komunikasi profesional, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
"Saya berharap kolaborasi ini dapat ditindaklanjuti sehingga ke depannya ada lebih banyak kegiatan yang bisa kita eksplorasi dan menjadi ruang belajar bersama Grab Indonesia. Kami ingin mahasiswa UBMG memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja," tambahnya.
UBMG berharap kemitraan dengan Grab Indonesia dapat berlanjut dalam bentuk program magang, peluang beasiswa, dan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa lainnya. Sinergi tersebut diharapkan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta memperluas perspektif mengenai pilihan karier.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya UBMG menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja. Kolaborasi dengan dunia usaha ditempatkan sebagai pelengkap pembelajaran di ruang kelas, bukan sekadar seremoni.