GORONTALO — Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa seluruh empat Divisi Regional (Divre) di Sumatera menikmati pertumbuhan positif. "Setiap wilayah memiliki karakter perjalanan yang berbeda dan seluruhnya perlu dilayani dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan," ujarnya di Jakarta, Sabtu.
Sumatera Barat Catat Pertumbuhan Tertinggi
Divre II Sumatera Barat menjadi primadona dengan pertumbuhan 17,6 persen, melayani 1,14 juta penumpang. Disusul Divre IV Tanjungkarang yang tumbuh 16,7 persen dengan 681.352 penumpang. Divre III Palembang mengangkut 603.967 penumpang (naik 10,8 persen), sementara Divre I Sumatera Utara tetap menjadi yang terpadat dengan 1,39 juta penumpang atau naik 4,7 persen.
Kenaikan di Sumatera Barat disebut Anne didorong oleh mobilitas ke pusat kota Padang, kawasan pendidikan, Bandara Internasional Minangkabau, hingga destinasi wisata pesisir dan perbukitan.
Dari Pekerja hingga Wisatawan, Kereta Jadi Pilihan Utama
Anne menjelaskan kereta api telah menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat Sumatera. Mulai dari perjalanan bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, mengunjungi keluarga, hingga berwisata. Di Sumatera Utara, layanan kereta api mendukung mobilitas antarkota menuju Medan dan sekitarnya, sementara di Sumatera bagian selatan, Divre III dan IV melayani perjalanan ekonomi dan sosial di Palembang serta Lampung.
"Ada pelanggan yang menggunakannya setiap hari, ada yang bepergian antarkota, dan ada pula yang memilih kereta api untuk menikmati perjalanan bersama keluarga," tambah Anne.
Konektivitas yang Menyentuh Kehidupan Sehari-hari
Jaringan KAI di Sumatera menghubungkan pusat pemerintahan, kawasan usaha, pasar, sekolah, kampus, fasilitas kesehatan, bandara, hingga daerah wisata. Keterhubungan ini membantu masyarakat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi dengan jadwal perjalanan yang lebih terencana. Data pertumbuhan di seluruh Divre menunjukkan bahwa kebutuhan akan moda transportasi rel sudah merata di berbagai karakter geografis dan aktivitas masyarakat.
Dengan tren positif ini, KAI optimistis permintaan layanan kereta api di Sumatera akan terus meningkat seiring perbaikan infrastruktur dan frekuensi perjalanan.