Pencarian

Warga Kurang Mampu di Kabupaten Gorontalo Tak Lagi Cemas Jalani Operasi Caesar Berkat BPJS Kesehatan

Senin, 31 Agustus 2026 • 15:32:02 WIB
Warga Kurang Mampu di Kabupaten Gorontalo Tak Lagi Cemas Jalani Operasi Caesar Berkat BPJS Kesehatan
Warga penerima manfaat BPJS Kesehatan PBI menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Gorontalo.

GORONTALO — Operasi Caesar yang sebelumnya dibayangkan memakan biaya besar, kini bisa dijalani gratis oleh warga kurang mampu di Kabupaten Gorontalo. Meutia, seorang warga setempat, menjadi salah satu penerima manfaat yang merasakan langsung kemudahan ini setelah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dari pemerintah daerah.

Di masa lalu, rasa was-was selalu menghantui keluarganya setiap kali harus berurusan dengan fasilitas kesehatan. Kekhawatiran itu kini sirna berkat jaminan kesehatan nasional yang memayungi biaya persalinannya.

Biaya Operasi Tak Lagi Menjadi Beban Keluarga

"Sebelumnya saya dan suami was was karena harus menjalani tindakan operasi Caesar untuk melahirkan putra kami. Pasti memerlukan biaya sangat besar. Tapi Alhamdulillah masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan memberikan dampak positif bagi kami," kata Meutia kepada Antara di Gorontalo, Senin.

Meutia mengaku selalu taat menjalani kontrol sesuai arahan dokter, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti Puskesmas, maupun saat dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan (FKRTL) di rumah sakit. Semua proses itu, tuturnya, dilalui tanpa biaya sepeser pun.

Manfaat Nyata: Dari Pemeriksaan Dokter hingga Pemenuhan Obat

"Alhamdulillah kami sekeluarga bisa merasakan dampak positif sebagai peserta BPJS Kesehatan, baik mendapatkan layanan pemeriksaan dokter, tindakan tingkat lanjut seperti operasi, maupun pemenuhan obat-obatan," ungkapnya.

Manfaat yang ia terima tidak berhenti pada tindakan medis. Meutia juga mengaku dimudahkan dalam proses administrasi berkat aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, ia bisa mendaftar layanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit tanpa perlu antre panjang di loket.

Kisah Meutia menjadi contoh nyata bagaimana perlindungan sosial di bidang kesehatan berjalan efektif di daerah. Dengan iuran yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), warga miskin dan rentan kini memiliki akses setara terhadap layanan medis yang layak.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks