Pencarian

Disnakbun Gorontalo Dorong Petani Kelapa dan Kakao Olah Hasil Bumi Sendiri, Target Naik Kelas ke Pasar Ekspor

Senin, 07 September 2026 • 11:46:31 WIB
Disnakbun Gorontalo Dorong Petani Kelapa dan Kakao Olah Hasil Bumi Sendiri, Target Naik Kelas ke Pasar Ekspor
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong hilirisasi kelapa dan kakao agar petani mengolah hasil bumi sendiri dan menembus pasar ekspor.

GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) tengah menggenjot hilirisasi dua komoditas unggulan, kelapa dan kakao, sebagai strategi memperkuat ekonomi masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan posisi tawar petani di hadapan pembeli.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa hilirisasi bukan sekadar program, melainkan kunci untuk mengubah wajah perkebunan daerah. Ia ingin kekayaan alam Gorontalo diolah oleh tenaga lokal agar keuntungannya dinikmati langsung oleh masyarakat setempat.

"Kita ingin petani Gorontalo tidak lagi hanya menjual biji atau buah mentah. Dengan hilirisasi, kekayaan alam Gorontalo diolah oleh tangan anak Gorontalo sendiri, hasilnya dinikmati masyarakat, dan keuntungannya tetap di Gorontalo," ujar Gusnar.

Lahan 70.000 Hektare Jadi Modal Utama

Data Disnakbun Provinsi Gorontalo mencatat luas areal perkebunan kelapa mencapai sekitar 70.000 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah. Kabupaten Gorontalo menjadi daerah dengan areal kelapa terluas, yakni sekitar 22.000 hektare.

Selain kelapa, kakao juga menjadi komoditas andalan yang diusahakan masyarakat. Namun selama ini, hasil produksi kakao masih banyak dipasarkan dalam bentuk biji kering sehingga peluang nilai tambah melalui pengolahan di daerah masih sangat terbuka lebar.

Mengapa Petani Perlu Segera Beralih ke Produk Olahan?

Selama ini petani kerap menerima harga rendah karena menjual komoditas dalam bentuk mentah. Dengan mengolah kelapa menjadi produk turunan seperti VCO atau kakao menjadi bubuk, nilai jualnya bisa meningkat signifikan dibandingkan menjual bahan baku.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan dukungan melalui pembinaan dan pelatihan pengolahan bagi kelompok tani. Langkah ini juga mencakup pembentukan kemitraan dengan industri pengolahan serta perluasan akses pasar, termasuk peluang pemasaran ke luar daerah dan ekspor.

Hilirisasi Buka Lapangan Kerja Baru

Disnakbun Gorontalo terus mendorong penguatan kapasitas kelompok tani agar mampu mengambil peran lebih besar dalam rantai pengolahan dan pemasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan kerja.

Dengan potensi lahan yang luas serta dukungan pengembangan industri pengolahan, kelapa dan kakao Gorontalo diharapkan tidak lagi sekadar menjadi komoditas bahan mentah. Komoditas ini ditargetkan mampu naik kelas menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.totabuan.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks