Pencarian

Rupiah Dibuka Melemah 63 Poin ke Rp17.610 per Dolar AS, Ikut Tekanan Regional

Jumat, 11 September 2026 • 13:34:01 WIB
Rupiah Dibuka Melemah 63 Poin ke Rp17.610 per Dolar AS, Ikut Tekanan Regional
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.610 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

GORONTALO — Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka melemah ke level Rp17.610 per dolar AS. Penurunan 63 poin itu setara 0,36 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Tekanan terhadap mata uang domestik sejalan dengan kecenderungan di kawasan Asia.

Mayoritas Mata Uang Asia Ikut Tertekan

Hampir seluruh mata uang utama di kawasan bergerak melemah terhadap dolar AS. Hanya yuan China, won Korea Selatan, dan dolar Hong Kong yang menguat tipis.

  • Yen Jepang melemah 0,05 persen
  • Dolar Singapura turun 0,02 persen
  • Baht Thailand terkoreksi 0,13 persen
  • Peso Filipina melemah 0,29 persen
  • Rupee India turun 0,36 persen
  • Ringgit Malaysia melemah 0,25 persen
  • Yuan China menguat 0,01 persen
  • Won Korea Selatan naik 0,18 persen
  • Dolar Hong Kong menguat 0,01 persen

Pergerakan serentak itu menunjukkan tekanan terhadap mata uang regional masih cukup kuat. Setiap negara menghadapi kondisi pasar masing-masing, tetapi arah dolar AS menjadi faktor penentu utama.

Biaya Impor dan Aktivitas Ekonomi Jadi Perhatian

Fluktuasi kurs dolar AS berdampak langsung pada biaya impor dan aktivitas ekonomi yang bergantung pada mata uang asing. Pelaku pasar akan mencermati sentimen global untuk menentukan arah dolar AS terhadap mata uang negara berkembang.

Dalam kondisi seperti ini, rupiah berpotensi bergerak volatil sepanjang sesi perdagangan. Investor memantau perkembangan pasar global dan regional untuk menentukan posisi mereka.

Proyeksi: Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp17.540–Rp17.590

Pengamat mata uang dan komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan berfluktuasi pada perdagangan hari ini.

"Rupiah berpotensi kembali melemah dan bergerak dalam kisaran Rp17.540 hingga Rp17.590 per dolar AS," ujar Ibrahim.

Perkiraan tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah masih dapat berlanjut. Arah pergerakannya sangat bergantung pada sentimen pasar yang berkembang sepanjang hari.

Investasi mengandung risiko.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: most1058fm.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks