GORONTALO — Porsche Cayenne Turbo Electric bukan sekadar versi listrik dari Cayenne biasa. Ini adalah pernyataan bahwa SUV keluarga bisa sekaligus menjadi supercar—dan pengujian yang dilakukan Car and Driver di Nürburgring serta trek uji mereka membuktikan klaim itu dengan angka konkret, bukan sekadar janji pemasaran.
Data yang mereka kumpulkan menunjukkan sesuatu yang jarang terjadi di segmen SUV: performa yang tidak hanya mengalahkan sesama SUV, tapi juga beberapa sports car ikonik Porsche sendiri.
Rekor Akselerasi: 0-60 mph 2,1 Detik, Quarter-Mile 9,5 Detik
Dengan mode launch control yang membebaskan seluruh 1.139 tenaga kuda, Cayenne Turbo Electric melesat dari 0 ke 60 mph dalam 2,1 detik. Hanya 0,1 detik lebih lambat dari 911 Turbo S, tapi pada kecepatan 100 mph SUV ini sudah meninggalkan 911 Turbo S di belakang.
Quarter-mile ditempuh dalam 9,5 detik pada kecepatan 146 mph—0,2 detik lebih cepat dan 4 mph lebih kencang dari 911 Turbo S. Ini bukan angka klaim pabrikan, melainkan hasil pengujian independen Car and Driver yang tercatat sebagai rekor SUV baru.
Dalam kondisi normal tanpa launch control, powertrain dual-motor all-wheel-drive menghasilkan 844 HP—sudah lebih besar dari model Porsche manapun saat ini dalam pengaturan default. Tombol push-to-pass di setir menaikkan output ke 1.018 HP selama 10 detik, memangkas akselerasi 30-50 mph dari 1,1 detik menjadi 0,9 detik.
Pengereman dan Handling: Setara Sports Car
Berhenti dari 70 mph hanya butuh 140 kaki—angka yang identik dengan 911 Carrera GTS coupe dan Chevrolet Corvette ZR1 yang diuji Car and Driver. Dari 100 mph, jarak pengereman 282 kaki hanya tertinggal sekitar setengah panjang bodi Cayenne dari sports car tersebut.
Kunci angkanya ada di kombinasi ban Pirelli P Zero R musim panas pada velg forged 22 inci, plus sistem rem carbon-keramik opsional berukuran 17,3 inci depan dan 16,1 inci belakang. Skidpad mencapai 1,05 g—angka yang biasanya hanya ditemukan di coupe performa tinggi.
Distribusi bobot 52,9 persen di belakang membantu traksi, sementara limited-slip differential elektronik menjadikan poros belakang sebagai alat handling. Chassis default-nya understeer sopan, tapi begitu pedal gas ditekan, poros belakang ikut bekerja memutar SUV dalam increment yang terukur dan bisa diprediksi.
Kenyamanan Harian: Mode Comfort yang Benar-Benar Nyaman
Yang membuat Cayenne Turbo Electric menarik bukan hanya kecepatannya. Sistem Porsche Active Ride menggunakan pompa hidraulik elektrik yang bekerja pada damper untuk mengontrol pitch dan roll—hasilnya, mode Comfort memberikan kenyamanan setara mobil mewah.
Permukaan jalan rusak terasa sebagai tekstur, bukan hentakan. Steering akurat dengan pembobotan yang tepat. Pedal rem mudah dimodulasi, dan peralihan antara pengereman regeneratif dan friksi hampir tidak terasa.
Pada hari ketiga pengujian, Car and Driver mencatat bahwa akselerasi justru menjadi bagian paling tidak menarik dari pengalaman mengemudi. Itu bukan kritik—itu pujian terhadap kualitas keseluruhan SUV ini.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Harga build sheet mencapai USD 194.600 (sekitar Rp 3,1 miliar) dan itu belum termasuk opsi performa senilai USD 20.000+ untuk rear-axle steering, Porsche Active Ride, rem carbon-keramik, dan ban musim panas
- Tidak ada true one-pedal driving—Porsche tetap menolak menghadirkan fitur ini, dan setting brake-regen tunggalnya terasa formalitas belaka
- Unit yang diuji justru tidak dilengkapi sunroof, four-zone climate control, dan kaca insulasi termal-akustik—prioritas performa mengorbankan kemewahan
- Bobot 5.960 pon (2.703 kg) tetap terasa dalam manuver ekstrem, meski chassis berhasil menyamarkannya dengan baik
Kelebihan
- Akselerasi dan pengereman yang mengalahkan 911 Turbo S di lintasan uji independen
- Handling dengan controllable oversteer yang jarang ditemukan di SUV seberat ini
- Mode Comfort yang benar-benar nyaman untuk penggunaan harian
- Tow rating 7.716 pon—kapasitas menarik yang serius untuk SUV listrik
- Peralihan regen ke rem friksi yang hampir tidak terasa
Kekurangan
- Harga tembus Rp 3 miliar sebelum opsi performa
- Tidak ada one-pedal driving sejati
- Beberapa fitur kemewahan justru dihilangkan pada unit uji
- Bobot hampir 2,7 ton tetap membatasi agility di kondisi ekstrem
Verdict: Untuk Siapa SUV Ini?
Cayenne Turbo Electric cocok untuk pembeli yang menginginkan SUV keluarga dengan performa setara supercar, tanpa mengorbankan kenyamanan harian. Sistem Porsche Active Ride dan mode Comfort membuatnya layak digunakan sebagai daily driver, sementara performa 1.139 HP memastikan tidak ada jalanan yang terasa membosankan.
Kurang cocok untuk mereka yang mencari efisiensi maksimal dari kendaraan listrik—absennya true one-pedal driving dan bobot 2,7 ton berarti konsumsi energi akan jauh dari kata hemat. Juga kurang tepat jika Anda menginginkan kemewahan lengkap tanpa kompromi, karena Porsche jelas memprioritaskan performa di atas fitur kenyamanan pada konfigurasi ini.
Yang membuat SUV ini istimewa bukan angka 0-60 mph 2,1 detiknya. Justru fakta bahwa setelah tiga hari, kecepatan itu menjadi hal yang biasa—dan Anda masih menikmati setiap detik mengemudinya.