Pencarian

Review Infinix XPad 30 Pro: Akhirnya XOS 16 Penuh di Tablet

Selasa, 15 September 2026 • 16:17:31 WIB
Review Infinix XPad 30 Pro: Akhirnya XOS 16 Penuh di Tablet
Tablet Infinix XPad 30 Pro hadir sebagai penerus XPad 20 Pro dengan peningkatan pada sisi perangkat lunak.

GORONTALO — Infinix XPad 30 Pro adalah penerus XPad 20 Pro yang rilis 2025 lalu. Target penggunanya mereka yang butuh layar besar untuk kerja, hiburan, dan belajar. Upgrade terbesar ada di sisi software yang kini dibekali banyak fitur, terutama fitur AI.

Banyak yang meremehkan, "yah cuma software doang". Padahal bayar tim software bisa lebih mahal daripada beli hardwarenya. Mari kita bedah satu per satu.

Paket Penjualan: Keyboard Case Hanya di Varian 8GB

Isi dus mencakup unit tablet dengan screen protector yang sudah terpasang, kabel Type C, adapter charger 18W, dan dokumen. Di luar box tablet ada satu box lagi berisi keyboard case.

Ada catatan penting soal paket ini. Keyboard case hanya termasuk dalam paket penjualan varian RAM 8GB. Kalau beli yang RAM 4GB, keyboardnya tidak dapat.

Tablet ini sebenarnya support stylus, tapi belum termasuk dalam paket penjualan. Slot untuk meletakkan stylus sudah ada di keyboard case. Jadi stylus harus dibeli terpisah, namanya XPencil 20, tersedia di Infinix Official Store.

Desain: Modul Kamera Selebar Bodinya

Yang paling membuat tampilannya beda ada di bagian modul kamera. Meskipun isinya hanya kamera utama dan LED flash, ukurannya sampai selebar bodinya. Singkatnya, ini bahasa desain iPhone terbaru.

Sisi layar desainnya standar. Bezel simetris dengan ketebalan sekitar 7.9mm, termasuk normal untuk tablet kelas menengah. Opsi warnanya Twilight Purple, Anthracite Grey, dan Titanium Silver.

Back cover dan frame unibody berbahan metal, sedangkan modul kameranya dari kaca. Saat dipegang, tablet ini terasa cukup premium dan berkelas.

Dimensi dan Bobot: 6,6 mm, Lebih Ringan dari Laptop Tertipis

  • Panjang: 25,4 cm
  • Lebar: 16,55 cm
  • Tebal: 6,6 mm — termasuk tipis untuk tablet kelas menengah
  • Bobot tablet saja: 474 gram
  • Bobot tablet + keyboard case: 888 gram

Masih cukup ringan untuk dibawa-bawa, bahkan lebih ringan dari laptop teringan yang ada di pasaran saat ini. Dari posisi kamera selfie, penggunaan jelas ditujukan untuk orientasi horizontal.

Tata Letak Port dan Tombol

Di sisi kanan ada port USB-C dan grill speaker. Sisi atas ada slot SIM tray hybrid yang bisa menampung 1 SIM + 1 MicroSD. Slot kedua hanya untuk MicroSD karena tablet ini cuma support single SIM.

Masih di sisi yang sama, ada lubang microphone, tombol power, dan tombol volume. Sisi kiri ditempati grill speaker, sementara sisi bawah kosong.

Speaker: Lantang, Tapi Bass Tipis

Dari segi speaker, suaranya cukup lantang dan jernih dengan karakter dominan di treble dan vokal. Untuk bass memang tipis. Masih sangat bisa dinikmati untuk main game maupun mendengar musik.

Layar 11 Inci IGZO: 100% sRGB, Terang di Bawah Klaim

Layarnya berukuran 11 inci dengan panel IGZO TFT. IGZO adalah teknologi layar yang sering dipakai Sharp. Tidak disebutkan secara langsung apakah ini panel IPS atau bukan, tapi yang jelas ini bukan panel murahan. Viewing angle-nya bagus dan warnanya terlihat cemerlang, jadi bisa dibilang ini sekelas IPS berkualitas.

Resolusinya Full HD+ (1920 x 1200 piksel) dengan refresh rate 90Hz yang adaptive dari 60 sampai 90Hz. Brightness diklaim 500 nits typical dan 550 nits maximum.

Saat dites, brightness hanya tercapai di sekitar 450 nits untuk indoor maupun simulasi outdoor. Masih sedikit di bawah klaim Infinix, tapi sudah cukup terang untuk penggunaan sehari-hari. Umumnya orang pakai tablet tidak di outdoor siang hari pas terik.

Layar ini support multitouch sampai 10 jari, mencukupi untuk kebutuhan gaming. Untuk mode warna tidak ada pilihan, jadi pengujian dilakukan apa adanya. Color gamut coverage dan volumenya sudah diarahkan ke 100% sRGB.

Tumben Infinix bisa memberi layar 100% sRGB, biasanya 100% DCI P3 terus. Jadi untuk kebutuhan editing, layarnya ini sudah cocok.

Kamera: Selfie 5 MP, Belakang 8 MP

Di atas layar ada kamera selfie 5 MP dengan perekaman video up to 2K 30 FPS. Untuk kamera belakang ada kamera 8 MP dengan perekaman video up to 1080p 30 FPS.

Spesifikasi Inti

  • Layar: 11 inci, IGZO TFT, 1920 x 1200 piksel, 90Hz adaptive
  • SoC: MediaTek Helio G200
  • Baterai: 8200 mAh, charger 18W
  • Konektivitas: 4G, single SIM, slot MicroSD
  • Sistem operasi: XOS 16 penuh dengan fitur AI
  • Paket: keyboard case (varian 8GB)

Yang Perlu Diperhatikan

  • Harga naik cukup signifikan dibanding pendahulunya
  • Brightness terukur sekitar 450 nits, di bawah klaim 500-550 nits
  • Stylus XPencil 20 dijual terpisah, tidak termasuk paket
  • Keyboard case hanya untuk varian RAM 8GB
  • Bass speaker tipis
  • Hanya support single SIM

Verdict

Kalau melihat dengan kacamata 2026, Infinix XPad 30 Pro tetap tablet yang menarik dan layak dilirik. Upgrade software ke XOS 16 penuh plus fitur AI adalah nilai jual utamanya, ditambah layar 100% sRGB yang tidak biasa di kelas ini.

Kalau masih bisa mendapatkan tablet Infinix tahun lalu dengan harga normal saran, segeralah beli. Kenaikan harga tahun ini tidak cuma dialami Infinix, semua brand juga menaikkan harga.

Cocok buat yang butuh layar besar untuk kerja, belajar, dan hiburan dengan bobot ringan. Kurang cocok buat yang butuh stylus langsung dalam paket, atau yang mengutamakan bass speaker dan kecerahan layar maksimal di outdoor.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadget.jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks