GORONTALO UTARA — Tim penilai lomba desa tingkat Provinsi Gorontalo telah memulai tahapan klarifikasi lapangan di Desa Bulontio Timur. Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (11/7) itu menjadi penentu bagi desa yang mewakili Kabupaten Gorontalo Utara di ajang tahun 2026 tersebut.
Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf menyebut lomba desa bukanlah kompetisi semata. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah desa untuk mengukur kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.
"Lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah desa," ujar Nurjanah saat memberikan sambutan.
Dalam kesempatan itu, Nurjanah menjelaskan bahwa kemajuan sebuah desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Ada empat aspek utama yang dinilai: tata kelola pemerintahan yang transparan, pelayanan publik yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.
Ia berharap kehadiran tim penilai menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.
Desa Bulontio Timur yang berada di Kecamatan Sumalata terpilih mewakili Kabupaten Gorontalo Utara setelah melalui seleksi internal. Proses klarifikasi lapangan ini menjadi tahapan krusial sebelum penentuan desa terbaik tingkat provinsi.
Tim penilai akan memverifikasi data dan melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk program-program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.