GORONTALO — Garmin menambah jajaran jam tangan lari entry-level hingga mid-tier mereka dengan merilis Forerunner 70 dan Forerunner 170 di Indonesia. Kedua perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang baru memulai kebiasaan berlari atau ingin meningkatkan kualitas latihan secara bertahap tanpa harus membayar mahal untuk seri Fenix atau Epix.
Dua Varian, Dua Tingkat Harga
Forerunner 70 dibanderol Rp 4.659.000, menjadikannya pilihan paling terjangkau di antara keduanya. Sementara itu, Forerunner 70 dijual seharga Rp 5.589.000, dan varian Forerunner 170 Music yang mendukung penyimpanan lagu dipatok Rp 6.529.000.
Dengan rentang harga tersebut, Garmin bersaing langsung dengan smartwatch lari dari Polar, Coros, hingga Amazfit di segmen yang sama.
Fitur Latihan: Dari Panduan Harian hingga Analisis Performa
Kedua jam tangan ini dibekali fitur Garmin Coach dan Daily Suggested Workouts yang memberikan rekomendasi latihan harian berdasarkan data kondisi tubuh pengguna. Tidak perlu menyusun jadwal latihan secara manual—cukup ikuti arahan dari layar.
Fitur Training Readiness memberi skor kesiapan tubuh sebelum lari, sementara Training Status melacak progres latihan dalam jangka panjang. Untuk analisis teknik lari, Garmin menyertakan Wrist-Based Running Power dan Running Dynamics yang mengukur efisiensi langkah dan tenaga yang dikeluarkan.
Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan banyak orang memulai lari dengan tujuan sederhana seperti hidup lebih aktif atau menyelesaikan target jarak tertentu. “Tantangan terbesar adalah menjaga latihan tetap terarah dan mudah dijalani sejak awal,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (28/6/2026).
Pemantauan Kesehatan yang Menyatu dengan Latihan
Garmin tidak hanya fokus pada data lari. Forerunner 70 dan 170 juga dilengkapi Advanced Sleep Tracking, Sleep Coach, HRV Status, Pulse Ox, dan Health Status. Semua data ini membantu pengguna memahami bagaimana kualitas tidur dan pemulihan memengaruhi performa lari keesokan harinya.
Pendekatan berbasis data ini memungkinkan pelari pemula sekalipun mendapatkan gambaran utuh tentang kondisi tubuhnya, bukan sekadar jarak dan pace.
Siapa yang Cocok?
Forerunner 70 cocok untuk pelari pemula yang ingin transisi dari sekadar lari santai ke latihan terstruktur dengan panduan langsung. Forerunner 170, dengan harga sedikit lebih tinggi, menawarkan fitur tambahan seperti penyimpanan musik (pada varian Music) yang berguna saat lari tanpa ponsel.
Keduanya menjadi pintu masuk yang solid ke ekosistem Garmin tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Jika Anda serius membangun kebiasaan lari jangka panjang, Forerunner 170 layak dipertimbangkan.