GORONTALO — Kepanikan tak terhindarkan saat gempa berkekuatan magnitudo 7 mengguncang NTT pada Sabtu siang. Di Labuan Bajo, guncangan terasa sangat hebat dan membuat para penghuni Hotel Jayakarta berhamburan keluar gedung. Dua orang tamu, Kadek dan Jessie, menuturkan pengalaman mencekam tersebut beberapa jam setelah gempa terjadi.
Kadek mengaku sempat mengira ada yang mengetuk pintu kamarnya sebelum menyadari itu adalah gempa. "Suaranya keras sekali, gedung berguncang hebat. Saya kira ada yang mengetuk pintu, ternyata gempa," ujarnya saat ditemui di luar hotel.
Bersama Jessie, Kadek bergegas turun melalui tangga darurat. Di tengah perjalanan, keduanya melihat puing-puing berjatuhan dari struktur bangunan. Mereka sempat berhenti sejenak karena guncangan masih terasa, sebelum akhirnya tiba di lantai dasar dengan bantuan staf hotel.
"Tembok-tembok mulai runtuh, suara gemuruh makin kencang. Kami tidak sempat bawa HP, tidak pakai sandal, langsung lari turun pelan-pelan bersama tamu lain yang dibantu staf hotel," kata Jessie menambahkan.
Para tamu memperkirakan guncangan utama berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu, gempa susulan terjadi beberapa kali, membuat situasi di sekitar hotel tetap mencekam. Belum ada laporan mengenai jumlah korban jiwa atau luka-luka dari insiden ini.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat masih melakukan pendataan dampak kerusakan. Data resmi mengenai kerugian material dan bangunan yang terdampak belum dirilis hingga berita ini diturunkan.