GORONTALO — Kepastian ini diumumkan klub berjuluk Serdadu Tridatu pada pekan ini. Jay Herdman menjadi rekrutan anyar Bali United setelah manajemen memutuskan melepas Jordy Bruijn. Kedatangan pemain kelahiran 2004 ini diharapkan menambah kedalaman skuad di lini tengah untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim depan.
CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengungkapkan bahwa perekrutan Jay merupakan hasil diskusi internal tim pelatih. Ia menegaskan sang pemain menjadi target utama untuk memperkuat komposisi pemain asing.
"Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, Jay Herdman menjadi prioritas untuk menambah kekuatan komposisi pemain asing pada musim ini. Semoga proses adaptasi dan kontribusi nyata bisa diberikan oleh Jay dalam membantu prestasi Bali United pada musim ini," kata Yabes dalam pernyataan resminya.
Nama Jay Herdman bukanlah hal asing bagi penggemar sepak bola Tanah Air. Pada 2023, ia pernah tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebagai penggawa Selandia Baru U-20 di PSSI Mini Tournament. Saat itu, Jay sukses mencetak satu gol ke gawang Timnas Indonesia U-20 pada menit ke-70 dan membawa timnya menang dengan skor 2-1.
Perjumpaan dengan sepak bola Indonesia membuatnya akrab dengan atmosfer pertandingan di dalam negeri. Kini, beberapa tahun berselang, ia kembali ke Indonesia dengan status berbeda, yakni sebagai pemain anyar Bali United.
Jay Herdman menempati posisi utama sebagai gelandang serang. Namun, fleksibilitasnya memungkinkan dia untuk ditempatkan sebagai gelandang tengah, gelandang bertahan, bahkan beroperasi di sektor sayap saat tim membutuhkan. Kemampuan multi-peran ini menjadi nilai jual utama bagi pelatih Bali United dalam meramu strategi.
Sebelum bergabung dengan Bali United, pemain yang sempat hadir menyaksikan perkenalan ayahnya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2026 ini mencatatkan 36 penampilan bersama Cavalry FC sejak 2024. Selama membela klub asal Kanada tersebut, ia menyumbangkan satu gol dan lima assist. Dua dari lima assist tersebut lahir pada musim 2026 sebelum ia menuntaskan kepindahannya ke Bali.
Perjalanan karier Jay di Kanada juga sempat diwarnai pembelaannya bersama beberapa klub lain, seperti Whitecaps FC 2, Vancouver FC, dan Vancouver Whitecaps FC.