Mahasiswa UNBITA Luncurkan Market Hub di Kecamatan Kota Barat Gorontalo untuk Perkuat Legalitas UMKM

Penulis: Saiful  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:45:01 WIB
Mahasiswa UNBITA meluncurkan program Market Hub di Kecamatan Kota Barat, Gorontalo, untuk memperkuat legalitas usaha pelaku UMKM setempat.

Mahasiswa Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) meluncurkan program Market Hub di Kecamatan Kota Barat untuk mendorong pelaku UMKM setempat naik kelas melalui penguatan legalitas usaha. Program yang digagas sebagai bagian dari Kerja Lapangan Praktik (KKLP) ini resmi dibuka pada Jumat (21/8/2026) di Aula Kantor Kecamatan Kota Barat.

KOTA GORONTALO — Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kecamatan Kota Barat bakal mendapatkan pendampingan langsung dari mahasiswa Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) melalui program Market Hub. Inisiatif ini menyasar persoalan mendasar yang kerap menghambat pengembangan bisnis lokal: legalitas usaha.

Program yang dihelat sebagai bagian dari Kerja Lapangan Praktik (KKLP) ini diluncurkan secara resmi pada Jumat (21/8/2026) di Aula Kantor Kecamatan Kota Barat. Mengusung tema "Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah dalam Penguatan Legalitas UMKM untuk Mewujudkan Ekosistem Usaha yang Berdaya Saing", kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, perangkat kecamatan, dan para pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi.

Legalitas Jadi Kunci Akses Modal dan Pasar

Pendampingan yang diberikan mahasiswa KKLP UNBITA tidak berhenti pada sekadar administrasi. Mereka membantu pelaku usaha memahami secara praktis mengapa dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau sertifikasi halal menjadi penting.

Dengan legalitas yang lengkap, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk mengakses program pemberdayaan dari pemerintah, pengajuan pembiayaan ke perbankan, hingga memperluas jaringan pemasaran. Tanpa dokumen resmi, banyak usaha kecil yang selama ini terkendala saat ingin bermitra dengan distributor besar atau mengikuti tender pengadaan.

Bukan Sekadar Praktik Lapangan Biasa

Bagi UNBITA, keterlibatan mahasiswa dalam program ini adalah wujud nyata dari tridarma perguruan tinggi. Pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah diterapkan langsung untuk menjawab persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

Melalui Market Hub, mahasiswa juga diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik para pelaku UMKM di Kecamatan Kota Barat. Hasil pemetaan ini diharapkan bisa menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah kecamatan dalam merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Target Jangka Panjang: Ekosistem Usaha yang Tertata

UNBITA menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada masa KKLP berakhir. Dampak yang diharapkan lebih jauh, yakni mendorong UMKM di Kota Barat menjadi lebih legal, tertata, inovatif, dan kompetitif.

Sinergi yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat ini diyakini mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ketika usaha mikro di tingkat kecamatan semakin kuat secara legalitas dan tata kelola, kontribusinya terhadap perekonomian Gorontalo secara keseluruhan akan semakin signifikan.

Reporter: Saiful
Sumber: otanaha.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top