KABUPATEN GORONTALO — Dua putra-putri terbaik Gorontalo itu adalah Muhammad Azka Gaib, siswa kelas XI SMA Negeri 3 Gorontalo, dan Khasyifa Anindi Sudarmanto, siswi kelas XI SMK Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo. Keduanya menuntaskan tugas mulia sebagai petugas penaikan dan penurunan bendera merah putih di hadapan Presiden dan tamu negara.
Kepulangan mereka tidak hanya disambut keluarga, tetapi juga jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah yang berhasil mengirimkan generasi muda berdedikasi ke tingkat nasional.
Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan perjuangan keduanya selama menjalankan tugas di Jakarta. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Gorontalo.
“Pemerintah provinsi tentu sangat bangga. Kalian telah membawa nama Gorontalo ke tingkat nasional dan menjalankan tugas negara dengan baik. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus menjadi kebanggaan bagi daerah. Teruslah berprestasi, jaga kedisiplinan, dan jadilah inspirasi bagi generasi muda,” ujar Gusnar Ismail.
Selain bonus Rp 5 juta untuk dua Paskibraka nasional, Pemprov Gorontalo juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka tingkat provinsi tahun 2026. Masing-masing dari mereka menerima bonus Rp 3 juta yang diserahkan oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo saat penutupan pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka.
Suasana haru mewarnai penyambutan di bandara. Kedua orang tua Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto turut hadir menyaksikan langsung momen membanggakan kepulangan anak-anak mereka.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo Nikson Entengo serta perwakilan BPIP Ibu Ria. Kehadiran para pejabat ini menegaskan bahwa prestasi membanggakan tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Penghargaan yang diberikan diharapkan menjadi motivasi bagi kedua Paskibraka untuk terus berprestasi. Lebih dari itu, kisah mereka diharapkan mampu menginspirasi pelajar lain di Gorontalo untuk menorehkan prestasi serupa di masa mendatang.