Keripik Pisang Goroho Buatan UMKM Gorontalo Tembus Ribuan Bungkus, Bahan Baku Masih Didatangkan dari Luar Daerah

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:40:01 WIB
Keripik pisang goroho produksi Rumah Keripik Pisang Mitha di Kota Gorontalo menembus ribuan bungkus sejak dirintis pada 2020.

GORONTALO — Rumah Keripik Pisang Mitha, usaha yang berlokasi di Jalan Rambutan, Kelurahan Huangobotu, Kota Gorontalo, berkembang pesat sejak dirintis pada 2020. Berawal dari produksi rumahan di masa pandemi Covid-19, usaha ini kini menyerap sekitar 10 tenaga kerja dan memasarkan produknya melalui Store Rumah Keripik Pisang Mitha.

Ide usaha ini bermula ketika Sri Mitha, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru sekolah dasar, harus menjalani kerja dari rumah atau WFH. Bersama suaminya, Agus, ia memberanikan diri mengolah pisang goroho menjadi keripik gurih dengan modal seadanya.

Pasokan Pisang Goroho Masih Terbatas

Meski permintaan pasar terus meningkat, ketersediaan pisang goroho tidak selalu mudah diperoleh. Komoditas khas Gorontalo ini tidak tumbuh merata di semua daerah, sehingga menjaga kapasitas produksi menjadi tantangan tersendiri.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi, Mitha terpaksa mendatangkan pisang goroho dari wilayah Marisa, Kabupaten Pohuwato, serta Kotamobagu, Sulawesi Utara. Pasalnya, produksi pisang goroho di Gorontalo belum mampu memenuhi kebutuhan usaha yang terus meningkat.

Peluang Ekonomi di Sektor Hulu

Kondisi ini menunjukkan adanya celah ekonomi yang besar jika budidaya pisang goroho dikembangkan lebih serius. Mitha berharap pemerintah dapat mendorong dan mendampingi petani untuk meningkatkan penanaman pisang goroho.

Dengan begitu, ketersediaan bahan baku bagi pelaku UMKM bisa lebih terjamin sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani lokal.

Dampak bagi Perekonomian Lokal

Perkembangan usaha ini tidak hanya berdampak pada produksi keripik. Rumah Keripik Pisang Mitha juga menyediakan beragam oleh-oleh khas Gorontalo, di antaranya pia, acar, hingga sagela.

Mitha menegaskan bahwa keberlangsungan UMKM bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga bagaimana usaha lokal dapat berkembang, membuka lapangan pekerjaan, dan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia pun menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mendorong perkembangan sektor UMKM.

Kisah Rumah Keripik Pisang Mitha menjadi gambaran bahwa inovasi terhadap produk lokal dapat menjadi peluang usaha di tengah tantangan ekonomi. Namun, penguatan dari sisi hulu, terutama ketersediaan bahan baku, tetap diperlukan agar UMKM berbasis komoditas lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Reporter: Ragil
Sumber: mimoza.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top