Omzet Street Food Raden Saleh Gorontalo Tembus Rp 2 Miliar dalam 75 Hari, Kadis Naker UMKM Lapor Walikota

Penulis: Ragil  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:24:01 WIB
Omzet gabungan 120 pedagang UMKM di kawasan Street Food Raden Saleh, Gorontalo, mencapai Rp 2.010.780.252 dalam 75 hari operasional.

GORONTALO — Kawasan kuliner jalanan Raden Saleh di Kota Gorontalo membuktikan diri sebagai motor penggerak ekonomi baru. Berdasarkan rekapan harian Dinas Tenaga Kerja dan UMKM, omzet gabungan para pedagang mencapai Rp 2 miliar lebih terhitung sejak kawasan ini resmi dibuka beberapa bulan lalu.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi penjualan hingga malam ke-75 operasional. Sebanyak 120 UMKM aktif berjualan setiap harinya, menjadikan Raden Saleh salah satu pusat kuliner paling ramai di Gorontalo.

Laporan Langsung ke Meja Walikota

Kepala Dinas Naker UMKM Kota Gorontalo, Muttakin, menyampaikan perkembangan ini langsung kepada Walikota Gorontalo. Ia menegaskan bahwa laporan tersebut bukan sekadar soal nominal, melainkan bukti bahwa program pemberdayaan UMKM berjalan sesuai harapan.

"Alhamdulillah kegiatan UMKM Street Food 2 tepat hari ke-75 mencatat penjualan sebanyak 2 Miliar (2.010.780.252) s/d tadi malam sesuai jumlah rekapan yang tiap hari kami catat dengan 120 UMKM aktif yang berjualan. Terima kasih atas bantuan seluruh OPD yang telah membantu dan memeriahkan penyelenggaraan kegiatan UMKM Street Food Kota Gorontalo selama ini," tulis Muttakin.

Dari Trotoar ke Pusat Kuliner Baru

Keberhasilan Raden Saleh tidak lepas dari keberanian Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, yang sejak awal masa kepemimpinannya mengajak anak muda memanfaatkan trotoar sebagai ruang usaha. Kawasan Jalan Panjaitan, Andalas, hingga Pelataran Sentral menjadi titik awal gerakan ini.

Bahkan saat itu, Walikota sempat turun langsung menyemangati para pedagang muda di Jalan Cokro dan Jalan Andalas. "Kalau Satpol Provinsi datang, dusu dengan batu," ujar Adhan Dambea kala itu, sebuah instruksi kontroversial yang justru menjadi titik balik keberanian pedagang kaki lima untuk mengais rezeki di ruang publik.

Stadion Merdeka: Proyek Rp 80 Miliar dan Masa Depan Kuliner Gorontalo

Kabar baik lainnya datang dari Pemerintah Pusat. Stadion Merdeka yang berada tepat di kawasan Raden Saleh akan segera dilengkapi berbagai fasilitas baru, termasuk area kuliner. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 80 miliar lebih, bersumber dari Presiden.

Jika proyek ini rampung, dampaknya diprediksi akan berlipat ganda bagi para pedagang. Namun, Muttakin mengingatkan bahwa fasilitas megah tanpa kreativitas pelaku UMKM tidak akan berarti banyak. "Semuanya tergantung pada kreativitas para pengusaha kuliner untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang akan dibangun," ujarnya.

Jajanan Favorit Walikota yang Belum Pernah Ditemukan

Walikota Gorontalo sendiri dikenal sebagai pengunjung tetap Raden Saleh. Ia kerap terlihat berburu kuliner khas seperti Nangka Goreng, Popululu, Sabongi, Nasi Goreng Sagela, hingga Mpek Mpek Palembang.

Namun, ada satu jajanan yang hingga kini belum pernah ia temukan: Amo Goreng. Olahan buah sukun ini menjadi incaran karena ketersediaannya yang bergantung pada musim, menjadikannya kuliner langka yang hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu.

Reporter: Ragil
Sumber: rgol.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top