Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tinjau Stand Karawo di KKI 2026, Semangat Pulih di Tengah Pemulihan Operasi Lutut

Penulis: Fajar  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:25:31 WIB
Wagub Gorontalo Idah Syahidah meninjau stan kain Karawo pada KKI 2026 di JICC, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

JAKARTA — Empat UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, yakni Olami, Tiar Handycraft, Serasi Karawo, dan Bilal Mekar Snack (BMS), tampil pada KKI 2026 yang berlangsung di Hall A dan B JICC sejak 20 hingga 23 Agustus 2026.

Wagub Idah menyempatkan diri menyusuri stan demi stan meski kondisi kakinya masih dalam tahap pemulihan. Perhatiannya paling lama tertuju pada kain Karawo yang disebutnya bukan sekadar komoditas, melainkan representasi keterampilan dan identitas masyarakat Gorontalo.

Karawo dan UMKM Jadi Prioritas Pemulihan Ekonomi Daerah

Idah menegaskan bahwa kehadirannya di ajang tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendorong produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional. Ia mengaku rasa sakit yang dialaminya hilang saat berinteraksi langsung dengan para perajin dan pelaku usaha.

"Serba-serbi hebohnya obrolan kami bicara tentang Karawo di acara KKI di JICC. Rasa sakit dan ngilu di kaki seketika hilang kalau sudah berbaur begini. Melihat Karawo kita tampil di sini, bertemu para pelaku UMKM, rasanya semangat saya kembali," ujarnya.

"Karawo ini bukan sekadar kain, tetapi ada cerita, keterampilan, ketekunan, dan identitas Gorontalo di dalamnya. Karena itu, saya sangat senang melihat Karawo tampil di ajang nasional seperti KKI. Mudah-mudahan semakin banyak yang mengenal, menyukai, dan menggunakan Karawo," tambah Idah.

Peran Bank Indonesia dalam Perluasan Pasar UMKM

Wagub Gorontalo itu mengapresiasi peran Bank Indonesia yang dinilainya konsisten memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, bank sentral, pelaku usaha, dan perajin menjadi kunci agar UMKM Gorontalo semakin mandiri.

KKI 2026 mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing". Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia dalam memperkuat daya saing UMKM melalui inovasi produk, akses pembiayaan, digitalisasi, serta perluasan pasar.

Dengan tampilnya empat UMKM Gorontalo di pameran berskala nasional ini, diharapkan produk khas daerah seperti Karawo tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin di kampung halaman.

Reporter: Fajar
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top