Golkar Bone Bolango Gelar Takziah Hari Kelima untuk Almarhum Habu Wahidji, Kader Senior yang Dikenang Loyalitasnya

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:10:02 WIB
Ratusan pelayat menghadiri takziah hari kelima untuk almarhum Drs. H. Habu Wahidji di kediaman duka Kota Gorontalo, Sabtu (29/8/2026) malam.

GORONTALO — Ratusan pelayat memadati kediaman duka di Kota Gorontalo pada Sabtu (29/8/2026) malam. Mereka hadir dalam rangkaian takziah hari kelima untuk almarhum Drs. H. Habu Wahidji, kader senior Partai Golkar yang juga dikenal sebagai tokoh panutan di Bone Bolango.

Acara yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Bone Bolango ini diisi dengan doa bersama dan tausiyah. Kehadiran para pelayat tak hanya dari jajaran partai, tetapi juga tokoh agama dan warga sekitar yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Loyalitas dan Dedikasi yang Dikenang Sepanjang Hayat

Ketua Bappilu DPD Golkar Bone Bolango, Harmain Amili, yang mewakili penyelenggara menyampaikan permohonan maaf karena Ketua DPD berhalangan hadir. Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Almarhum adalah sosok yang memiliki dedikasi dan loyalitas luar biasa terhadap partai. Kami mendoakan semoga keluarga diberikan kesabaran, kekuatan, dan ketabahan. Atas nama pengurus Golkar, kami juga memohon maaf apabila semasa hidup beliau terdapat kekhilafan," ujar Harmain di hadapan para pelayat.

Jejak Pengabdian di Politik dan Akademik

Perwakilan DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Paris Yusuf, mengungkapkan bahwa perjalanan panjang almarhum tidak hanya meninggalkan jejak di dunia politik. Kontribusinya di bidang akademik juga dinilai besar bagi masyarakat Gorontalo.

Menurut Paris, almarhum Habu Wahidji adalah figur yang pengabdiannya kepada Partai Golkar dan masyarakat tidak pernah pudar. "Beliau meninggalkan jejak yang patut diteladani," katanya.

Keluarga Sampaikan Apresiasi atas Kehadiran Pelayat

Sofyan Wahidji, mewakili keluarga, menyampaikan rasa terima kasihnya. Apresiasi diberikan kepada seluruh pengurus Partai Golkar, tokoh masyarakat, dan warga yang telah meluangkan waktu untuk memberikan doa bagi almarhum.

Rangkaian takziah malam kelima ini kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Syarifudin Mahmud. Doa bersama pun dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum Drs. H. Habu Wahidji selama ini.

Reporter: Sutomo
Sumber: kabarbaru.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top